Cara memilih hari yang baik untuk Pindah Rumah

Cara menghitung dan kemudian memilih hari yang baik untuk pindah rumah adalah sebagai berikut :

a. Mengetahui Neptu masing-masing hari. Khusus untuk menghitung boyongan atau pindahan rumah ini perhitungan neptu hari TIDAK memakai hitungan neptu hari pada umumnya yaitu : Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, sabtu 9, TETAPI menggunakan perhitungan neptu hari sebagai berikut:

Jumat = 1
Sabtu = 2
Minggu = 3
Senin = 4
Selasa = 5
Rabu = 6
Kamis = 7

b. Mengetahui Neptu masing-masing pasaran. Perhitungan neptu pasaran khusus untuk pindahan rumah ini juga TIDAK memakai perhitungan neptu pasaran pada umumnya yaitu Kliwon 8, Legi 6, Paing 9, Pon 7, Wage 4, TETAPI menggunakan tetapi menggunakan perhitungan neptu pasaran sebagai berikut :

Kliwon = 1
Legi = 2
Paing = 3
Pon = 4
Wage = 5

c. Menjumlah antara Neptu Hari dan Neptu Pasaran saat pindahan: misalkan rencana boyongan hari Jumat Kliwon. Jumat = 1 dan Kliwon = 1 jumlahnya adalah 2. jumlah dua inilah yang menjadi kunci untuk menghitung

d. Menghitung dengan urutan sebagai berikut :

1. = PITUTUR, menemui banyak perkara
2. = DEMANG KANDHUWURAN, sakit- sakitan
3. = SATRIYA PINAYUNGAN, selamat,dihargai dan dihormati orang banyak
4. = MANTRI SINAROJA, ditresnani banyak orang
5. = MACAN KETAWANG, selalu cekcok dan banyak masalah
6. = NUJU PATI, mengalami banyak kedukaan dan kesengsaraan

e. Hasilnya : hari Jumat Kliwon adalah hari yang tidak baik untuk pindahan rumah, karena Jumat Kliwon jumlahnya 2, hitungan kedua adalah jatuh pada DEMANG KANDHUWURAN, sakit- sakitan.

Untuk jumlah angka enam ke atas, dihitung kembali dari angka 1.

Daftar Neptu hari dan Neptu pasaran selengkapnya

Jumat Kliwon = 2, DEMANG KANDHUWURAN, tidak baik
Sabtu Legi = 4, MANTRI SINAROJA, baik
Minggu Paing = 6, NUJU PATI sangat tidak baik
Senin Pon = 8, DEMANG KANDHUWURAN, tidak baik
Selasa Wage = 10, MANTRI SINAROJA, baik
Rabu Kliwon = 7, PITUTUR, kurang baik
Kamis Legi = 9, SATRIA PINAYUNGAN sangat baik
Jumat Paing = 4, MANTRI SINAROJA, baik
Sabtu Pon = 6, NUJU PATI sangat tidak baik
Minggu Wage = 8, DEMANG KANDHUWURAN, tidak baik
Senin Kliwon = 5, MACAN KETAWANG, tidak baik
Selasa Legi = 7, PITUTUR, kurang baik
Rabu Paing = 9, SATRIYA PINAYUNGAN, sangat baik
Kamis Pon = 11, MACAN KETAWANG, tidak baik
Jumat Wage = 6, NUJU PATI, sangat tidak baik
Sabtu Kliwon = 3, SATRIA PINAYUNGAN, sangat baik
Minggu Legi = 5, MACAN KETAWANG, tidak baik
Senin Paing = 7, PITUTUR, kurang baik
Selasa Pon = 9, SATRIA PINAYUNGAN, sangat baik
Rabu Wage = 11, MACAN KETAWANG, tidak baik
Kamis Kliwon = 8, DEMANG KANDHUWURAN, tidak baik
Jumat Legi = 3, SATRIA PINAYUNGAN, sangat baik
Sabtu Paing = 5, MACAN KETAWANG, tidak baik
Minggu Pon = 7, PITUTUR, kurang baik
Senin Wage = 9, SATRIA PINAYUNGAN, sangat baik
Selasa Kliwon = 6, NUJU PATI, sangat tidak baik
Rabu Legi = 8, DEMANG KANDHUWURAN, tidak baik
Kamis Paing = 10, MANTRI SINAROJA, baik
Jumat Pon = 5, MACAN KETAWANG, tidak baik
Sabtu Wage = 7, PITUTUR, kurang baik
Minggu Kliwon = 4, MANTRI SINAROJA, baik
Senin Legi = 6, NUJU PATI, sangat tidak baik
Selasa Paing = 8, DEMANG KANDHUWURAN, tidak baik
Rabu Pon = 10, MANTRI SINAROJA, baik
Kamis Wage = 12, NUJU PATI, sangat tidak baik



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



TAKWIL MIMPI

Assalamu ‘alaikum eyang samar,,,
Mohon maaf jika sapaan ini membuat aki merasa terganggu.sekali lagi saya sampaikan salam sejahtera buat aki dan para sahabat yang lain,Boleh kan ki ,,,,?jika saya punya pertanyaan dan ini sebetulnya merupakan sebuah cerita dalam mimpi saya dan mohon diterawang mengenai hal ini ada baiknya buat saya sperti apa?dan jika ada buruknya buat saya ,saya harus bagaimana untuk lebih baiknya?Mohon penjelasan dan jawaban nya,terima kasih atas segala perhatian dan balasannya,Wasssalmu ‘alaikum.

Dalam sebuah mimpi saya diajak seorang PUTRI lengkap dengan mahkota layaknya PUTRI / RATU”isi ajakannya :NO ANGGER KOWE PENGEN MULYA URIPE NANG ALAM DUNIA LAN AHIRAT AYO MELU AKU,nah dalm ajakannya itu saya digandeng dengan tangan kananNYA kemudian saya berjalan kesuatu tempat yang TINGGI tidak terasa perjalann tersebut sampailah saya di puncak gunung Kemudian saya disuruh DUDUK seperti duduknya antara dua sujud dalam sholat setelah DUDUK saya disuruh SUJUD sambil memejam kan MATA setelah bangun dari SUJUD saya duduk menghadap kedepan suasana jadi berubah menjadi HAMPARAN AIR yang BENING padahal tadinya yang saya lihat itu hanya perbukitan dan lembah ta[pi setelah saya bangun dari SUJUD semua jadi berubah jadi HAMPARAN AIR YANG BENING DI SEKELILING GUNUNG yang saya duduki dipuncaknya tersebut.Mohon penjelasan atau penapsiranNYA .

Yth sdr Nano Karsono:
Sebelum menjawab pertanyaan Anda, marilah kita telusuri hakekat mimpi agar bisa menjadi pembelajaran hidup bagi kita semua. Mari kita awali artikel ini dengan pertanyaan, apa sebenarnya mimpi itu?

Mimpi adalah gambaran-gambaran yang dialami seseorang di saat dia tertidur. Mimpi bersifat irasional karena diluar kendali kesadaran kita. Beda dengan meraga sukma dimana kesadaran masih mengontrol perjalanan sukma keluar dari tubuh dan berkelana sesuai dengan yang dikehendaki, di dalam mimpi kita tidak mengontrol gerakan mental apapun. Jadi kita hanya menerima dengan pasif apa yang nanti kita alami saat tidur.

Mimpi dikirim kepada kita dari alam gaib. Mimpi adalah suara-suara dari alam bawah sadar kita. Kadang ia memberikan petunjuk atau peringatan yang perlu ditafsirkan/ditakwilkan secara benar, namun kadang mimpi hanya gangguan batin dan jiwa yang harus dilepaskan dalam mekanisme hidup agar tetap normal dan tenang. Mimpi juga merupakan kenangan indah atau sedih yang sudah lama terpendam.

Karena dikirim dari alam gaib, masalahnya sekarang adalah dari siapa mimpi itu dikirim? Langsung dari Tuhan Yang Maha Kuasa? Atau dari Iblis dan anak cucunya? Atau suara dari diri sejati kita sendiri? Bagaimana membedakan kiriman antara Tuhan, Iblis atau diri sejati kita?

Dalam sejarah risalah kenabian, mimpi adalah pesan-pesan Ilahi yang ditujukan untuk merubah peradaban. Pesan ini dikirim kepada pribadi yang siap untuk menerima pesan itu dan menafsirkan pesan itu secara benar. Pribadi para nabi sepanjang masa, kita tahu, adalah pribadi-pribadi yang siap untuk berjuang membela keyakinan dengan teguh dan gigih. Kalau dia sudah percaya bahwa pesan itu langsung dari Ilahi, maka dia tidak ragu-ragu untuk melangkah.

Mimpi Nabi Ibrahim A.S tentang perintah untuk mengorbankan anaknya, kepatuhannya kepada kehendak Allah SWT dan kemauannya untuk menyerah kepada keimanan mutlak pada Sang Pencipta menjadikannya sebagai muslim sejati pertama dan juga bapak para nabi. Tafsiran yang benar tentang mimpi raja Mesir oleh Nabi Yusuf A.S menyelamatkan bangsa Mesir dan Bani Israil dari kelaparan dan kematian. Mimpi Nabi Muhammad SAW menandai diawalinya penurunan wahyu Al Qur’an.

Pengetahuan dan pemahaman tentang mimpi memang merupakan kebutuhan setiap orang yang berkeinginan untuk mendapatkan petunjuk langsung dari-NYA. Fakta ini telah lama diketahui oleh para nabi dan para wali dan juga orang-orang waskita sepanjang masa. Namun demikian, tidak semua mimpi bisa ditafsirkan secara gampang. Pesan-pesan melalui mimpi tidak jarang justeru kita temukan sumbernya adalah setan sehingga menyesatkan. Bisa jadi juga mimpi merupakan ‘bunga tidur’ karena bersumber dari masalah-masalah fisik dan psikologis emosional. Oleh karena itu dibutuhkan satu kunci yang benar agar kotak pandora misteri mimpi bisa dibuka dan dibaca secara benar.

Penafsiran mimpi membutuhkan pengetahuan luas, kepekaan batin dan kewaspadaan yang tinggi agar tidak terjebak pada kesalahan dan sikap sok tahu. Dalam pemahanan awam sumber mimpi bisa digarisbawahi sebagai berikut:
1. Mimpi yang baik berasal dari Allah yang Maha Baik. Ini semacam wahyu untuk menyampaikan kabar gembira dan peringatan.
2. Mimpi yang mengelabui atau membohongi kita, yang berasal dari Iblis dan sekutunya juga bisa jadi berasal dari nafsu dan ego kita sendiri.
3. Mimpi yang berasal dari suara diri sejati/aku sejati/ruh kita.

Bila kita telaah lebih jauh, dari sisi hakikatnya, MIMPI ITU SEMUA BERASAL DARI SANG PENCIPTA. Sebab bukankah Iblis itu sesungguhnya juga ciptaan-NYA? Tidak hanya kebaikan, bukankah keburukan dan kejahatan itu juga sumbernya dari-NYA? Bukankah surga dan neraka itu juga ciptaan-NYA?

Sehingga kita bisa menyimpulkan dengan skala yang paling luas bahwa semua pesan yang ada di dalam mimpi itu tetap bisa ditafsirkan sebagai sebuah pesan dari Sang Maha Pencipta dan Yang Maha Mencintai agar kita melakukan sesuatu. Apakah itu kita harus waspada, hati-hati dan menjalankan pesan itu secara bijaksana.

Maka mimpi adalah teguran atas perbuatan jelek yang kita lakukan, atau sebuah pesan bahwa tindakan kita yang kita yakini benar itu ternyata salah/keliru. Mimpi juga merupakan bimbingan spiritual tertentu akan datangnya petunjuk yang baik yang harus kita jalankan dengan ikhlas. Mimpi juga terkadang merupakan pesan akan datangnya bahaya sehingga kita bisa menghindarinya. Ini yang dimaksud dengan Rasulullah SAW bahwa “Mimpi yang benar (dimaknai oleh penerimanya pen.) adalah salah satu dari empat puluh enam cabang kenabian.”

Kita juga diperingatkan akan banyaknya mimpi yang kacau yang sumbernya dari nafsu dan ego. Sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW: “seiring dengan dekatnya hari akhir, mimpi-mimpi akan menjadi kacau. Mimpi yang paling benar adalah mimpi orang-orang sholeh. Jadi jika seseorang melihat mimpi yang tidak disukainya, maka hendaknya ia tidak boleh menuturkannya pada orang lain dan ia harus segera meninggalkan tempat tidurnya untuk menunaikan sholat” karena”Tali yang terbaik adalah keteguhan dalam beragama”

Kalau di hari akhir, mimpi-mimpi manusia semakin kacau. Lantas bagaimana dengan sejarah mimpi yang pertama kali? Sejarah mimpi yang pertama kali ada di dunia ini dialami oleh Nabi Adam A.S. Yaitu saat Allah SWT berkata pada Adam: Pernahkan engkau melihat di antara ciptaan-KU sesuatu yang menyerupaimu? Adam menjawab, “Tuhanku, Engkau telah merahmatiku dan memuliakan aku di antara ciptaan-MU dan aku belum pernah melihat sesuatu yang menyerupaiku. Ya Allah, anugerahi aku seorang teman agar aku dapat merasakan ketentraman bersamanya, dan kami akan menyembahmu dan mengagungkan-MU bersama.”

Allah Yang Maha Pengabul Doa kemudian menjawab doa Adam saat ia tidur. Dalam mimpinya, DIA memperlihatkan Hawa kepadanya dan saat Adam terbangun, ia sudah melihat Adam duduk di depannya. Inilah Kemahakuasaan-NYA, menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam dan membuat bentuknya menyerupai Adam, yaitu berbentuk manusia. Bukan bentuk Malaikat, Jin, Bidadari atau makhluk yang lain.

Yth sdr Nano Karsono:

Anda bertemu dengan Ratu atau Raja di dalam mimpi. Bersyukurlah sebab Anda telah bertemu dengan apa yang selama ini Anda cari dan Anda dambakan. Sang Ratu yang Anda lihat di dalam mimpi itu adalah gambaran wujud Tuhan. Sebab Raja Sejati sesungguhnya DIA.Jika di dalam mimpi, Anda dibimbing untuk menjalankan sholat itu berarti Anda diminta untuk terus tekun melaksanakan sujud. Yaitu Menghadapkan diri, menyerahkan sepenuhnya diri dan ego kita pada-NYA. Jika Anda melihat dalam mimpi itu, sang Ratu itu senang dan tersenyum maka berarti IA ridho pada Anda. Jika sang Ratu itu cemberut, maka berarti anda ditegur olehnya agar tidak lalai mengerjakan sholat dan agar anda semakin taat menyembah-NYA.

Bila dalam mimpi itu ada air yang tenang, maka itu berarti bahwa masalah yang ada di depan Anda/ apakah itu ada di masyarakat atau di lingkungan sosial tempat Anda tinggal akan menjadi tenang damai dan sejahtera bila Anda yang berikhtiar untuk sujud pada kehendak/iradat-NYA. Ya, bersyukurlah Anda yang ditunjuk menjadi perantara agar kemaslahatan umat dan lingkungan terjaga.

Sayangnya, Anda tidak menyebutkan apa pekerjaan dan status Anda sekarang, usia, alamat dan sebagainya sebab mentakwilkan mimpi perlu data-data tersebut. Misalnya, jika Anda sekarang ini adalah seorang Bupati, atau pimpinan di sebuah organisasi/wilayah maka bebarti bahwa anda akan mendapatkan kehormatan, kepercayaan dan kedudukan yang lebih tinggi di organisasi/wilayah itu lagi bila menuruti bimbingannya untuk mengendapkan dan merendahkan ego di hadapan-NYA.

Bermimpi tentang ratu atau raja memang menjadi dambaan banyak orang. Namun tidak semua mimpi tentang ratu atau raja ini disukai. Misalnya, jika seorang melihat dirinya sebagai seorang raja di dalam mimpi, padahal ia sesungguhnya tidak cakap, tidak berkompeten dan memiliki kesempatan menjadi ratu maka ini berarti ia akan segera wafat. Hal ini juga berlaku manakala seorang yang sedang sakit melihat dirinya menjadi seorang raja. Namun, jika ia sehat maka ini berarti bahwa seseorang di dalam keluarga/kerabatnya akan meninggal dunia.

Demikian penjelasan dari saya. Bila ada benarnya itu semata-mata datang dari petunjuk-NYA. Namun bila salah, itu semata-mata berasal dari saya pribadi. Wallahu’a lam.



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



KAYU DEWANDARU

Pohon dewandaru dikenal juga sebagai asem selong, belimbing londo, ceremai londo, atau cereme asam. Dalam bahasa Inggris pohon yang dipercaya mempunyai kekuatan magis ini disebut dengan Surinam Cherry, Brazilian Cherry, atau Cayenne Cherry. Sedangkan nama ilmiah tumbuhan ini adalah Eugenia uniflora L., yang mempunyai beberapa sinonim diantaranya Eugenia michelii Lam., Eugenia oblongifolia, Eugenia zeylanica Willd.

Pohon dewandaru dalam terminologi jawa dapat diartikan sebagai kayu ‘Pembawa Wahyu Dewa’. Kata dewandaru banyak dijumpai dalam kisah pewayangan maupun dalam khasanah bahasa Jawa Kuno maupun sansakerta. Karenanya tidak mengherankan jika kemudian pohon bernama dewandaru ini kemudian sarat dengan mitos.
Pohon Dewandaru. Dewandaru (Eugenia uniflora) merupakan tumbuhan perdu dengan tinggi mencapai 5 meter dan hidup menahun. Batang pohon dewandaru tegak, berkayu, berbentuk bulat dengan kulit kayu berwarna coklat.

 

 

Daun dewandaru merupakan daun tunggal, berwarna hijau berbentuk lonjong dengan ujung dan pangkal yang meruncing. Daun berukuran sekitar 5 sentimeter dengan tepi daun yang rata dan pertulangan menyirip. Bunga tunggal dengan daun pelindung kecil berwarna hijau, mahkota bunga berwarna kuning sedangkan benang sari dan putik berwarna putih. Buahnya buni (bulat) dengan diameter sekitar 1,5 cm, berwarna merah. Bijinya kecil, keras, berwarna coklat.
Tumbuhan dewandaru tersebar di daerah Amerika Selatan seperti Suriname, Brazil, Argentina, Urugay, dan Paraguay. Di Indonesia, tumbuhan ini dapat ditemukan di beberapa tempat di pulau Jawa, Sumatera, dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Salah satu daerah yang dikenal sebagai habitat dewandaru adalah kepulauan Karimunjawa. Di tempat terakhir, kayu dewandaru sangat kental nuansa magisnya. Sejarah persebaran pohon dewandaru (Eugenia uniflora) hingga ke Indonesia belum diketahui secara pasti. Kecuali berbagai mitos turun temurun yang berkembang di masyarakat.
Mitos, Khasiat, dan Pemanfaatan. Terutama pada masyarakat jawa, keberadaan pohon dewandaru sarat dengan mitos. Mulai dari mitos soal asal-usulnya hingga berbagai khasiat magis sebagai kayu sakti dan bertuah. Karenanya, kayu dewandaru kerap kali dimanfaatkan untuk membuat aksesoris semisal tasbih, gelang, akik (batu cincin), dan kalung. Beberapa mitos terkait pohon dan kayu dewandaru diantaranya adalah:
  • Pohon dewandaru di tanam oleh Sunan Nyamplungan, putra Sunan Muria, setelah mendapatkannya dari Cina.
  • Seorang bernama dewandaru yang menjadi rebutan antara Kurawa dan Pandawa lantaran dipercaya menjadi kunci untuk menguasai dunia. Agar tidak dapat diperebutkan, orang ini berubah menjadi pohon.
  • Aroma kayu dewandaru sebagai sarana pencapaian kesempurnaan dalam ilmu kanuragan.
  • Dipercaya memiliki khasiat sebagai pengasihan, menambah kharisma, dan pengusir gangguan gaib.

Di balik khasiat mistis yang dipercayai oleh sebagian masyarakat, pohon dewandaru ternyata memiliki berbagai manfaat yang teruji secara klinis. Buah dewandaru selain mengandung air juga mengandung protein, karbohidrat, dan vitamin C. Kulit kayunya mengandung tanin. Sedangkan daunnya banyak mengandung minyak atsiri, saponin, flavonoid.
Dengan berbagai kandungan yang dipunyainya, dewandaru (Eugenia uniflora) dapat dimanfaatkan sebagai peningkat kualitas astringent, mengurangi tekanan darah tinggi, penurun kolestrol, penurun metabolisme lipid, dan antioksidan.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae. Divisi: Spermatophyta. Subdivisi: Angiospermae. Famili: Myrtaceae. Genus: Eugenia. Spesies: Eugenia uniflora.



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa “Saddha” (13 Mei – 22 Juni)

Secara Umum– Mangsa “Saddha” 

Orang yang terlahir pada Mangsa “Saddha” mempunyai watak kembar, pada umumnya orang “Saddha” mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Selain kecerdasannya juga mempunyai Feeling yang kuat pula. Sehingga langkahnya lebih berhati-hati. Bergaul dengan orang “Saddha” pada umumnya sangat menyenangkan.

Karena kecerdasan otaknya, maka orang “Saddha” dapat membantu untuk memecahkan berbagai kesulitan sahabat-sahabatnya. Ditambah lagi keistimewan orang “Saddha” yang pandai bergaul dan dapat menempatkan diri dengan tata kesopanan dan penampilan yang berkesan. Sehingga banyak orang senang padanya.

Tetapi sayangnya orang “Saddha” tidak dapat membut suatu keputusan yang tepat. Walaupun dia mempercayai seseorang, tetapi di lubuk hatinya merasa curiga kepada orang kepercayaannya itu. Begitu pula dalam hal pekerjaan yang dilakukan hanya bersiap coba-coba. Akibatnya dia tidak akan mendapatkan suatu keuntungan apa pun dari jerih payahnya itu. Karena sebelum pekerjaan itu tuntas sudah ditinggalkan. Keputusan-keputusannya sering mendua, dalam keraguan-keraguan. Dalam waktu yang relatif singkat keputusannya dapat berubah lagi.

Oleh karenanya sering membuat orang kebingungan atas keputusannya. Karenanya orang “Saddha” dapat tergolong sering ingkar janji. Sering terseret dalam kesulitan yang bersumber dari ulahnya sendiri, yang semula bertujuan untuk menolong orang lain. Tetapi sangat berlebihan, sehingga dia tidak dapat menyelesaikannya.

Maka dia yang harus menanggung segala akibatnya. Dalam penampilan orang “Saddha” tampak selalu rapi, dengan rambut yang tersisir rapi. Kerapian menjadi kunci kemantapan langkah orang “Saddha” dalam pergaulan. Sehingga mendudukan dia dalam tempat yang terhormat, ditambah dengan tutur kata dan sopan santun yang baik.

Maka orang sering mengagumi dan sekaligus memanfaatkan segala kekurangan yang pernah diperbuat orang “Saddha” sebelumnya. Kerapkali mengalami kesulitan keuangan dan selalu saja mendapat bantuan dri orang-orang yang berada disekitarnya. Sebaliknya kalau orang “Saddha” mendapat rejeki lebih, dibaginya rejeki itu kepada orang lain. Hatinya selalu tersentuh dan sedih, kalau menyaksikan orang sedang dirundung kesusahan.

Dalam hal pendidikan, orang “Saddha” sangat mudah menerima pelajaran, bahkan dapat mempelajari hal-hal yang tidak mungkin dipelajari oleh orang lain. Baik itu tentang Sains maupun Spiritual.

A. Keadaan Fisik .

Orang kelahiran mangsa “Saddha” bentuk tubuhnya tinggi besar, baik Pria maupun Wanitanya. Wajahnya bulat telur dan licin dengan mata bulat tajam. Bibrinya tipis dan alisnya tebal. Walaupun bentuk tubuhnya tinggi besar tetapi tidak berotot. Kalau berjalan seperti tidak menginjak tanah. Langkahnya lebar tetapi tidak tergesa-gesa, keapala menunduk seolah menghitung langkahnya yang kalem.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak kelahiran Mangsa “Saddha” pada usia balita bentuk tubuhya kurus. Sering rewel dan malas makan. Bahkan sering pula menderita sakit panas.

Ketika sudah mulai berkembang dan menginjak usia sekolah, maka sering mengjukan banyak pertanyaan yang sulit kepada orang tuanya. Karena sifat anak “Saddha” serba ingin tahu.
Sejak masih kanak-kanak sudah tidak mau dikalahkan, apalagi diperintah. Dia menghendaki kebebasan, tidak diperintah, tidak didikte oleh siapapun.

Sering pula berbantah, biasanya anak “Saddha” selalu menang. Bahkan dengan orang tua sendiri sering berdebat, tetapi karena biasanya anak “Saddha” kata-katanya besar, maka orang tua pun tidak dapat berkata apa-apa selain mengelus dada.
Dalam olah pikir, anak “Saddha” telah mulai mengembangkan pikirannya dari buku bacaan maupun menanggapi dari kata-kata orang dewasa disekelilingnya. Senang merenung dan mempergunakan khayalan pikirannya. Sehingga dengan demikian dia sering terserang penyakit batuk dan paru-paru.

Rasa kasih sayangnya sangat tinggi, khususnya terhadap sesama kanak-kanak dan juga tidak terusik bila sedang bermain.
Pada umumnya pertumbuhan tubuh anak “Saddha” sangat cepat besar. Lebih banyak mempergunakan emosinya dari pada mempergunakan logika. Sehingga sering merasa kurang puas terhadap keadaan lingkungannya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Keadaan masa kanak-kanak adalah masa Remaja. Maka apa yang dialami remaja “Saddha” selanjutnya adalah pembawaan dari masa kanak-kanaknya dulu. Senang bertanya, banyak mempergunakan perasaan daripada fikiran, selalu merasa kurang puas, menginginkan ketenangan. Merasa dirinya selalu diperlakukan kurang adil oleh lingkungannya. Akhirnya sering merenung, Mengolah pikiran dan ketegangan syaraf.

Dalam dunia pendidikan remaja “Saddha” umumnya berhasil. Karena dia gemar belajar dan membaca buku-buku ilmu pengetahuan. Bahkan senang pula membaca buku-buku Biografi Tokoh Dunia Ilmu Pengetahuan maupun Politik, dan orang-orang yang kurang berhasil didunia. Dari buku-buku itulah dia akan berkhayal dengan judul “Kalau Aku..”.

Khayalan itu akan berkembang menjadi suatu cita-cita.
Tetapi karena sifatnya yang selalu mendua, maka keputusannya sering berubah-ubah. Walaupun begitu, untuk membuktikan cita-cita-nya itu, orang “Saddha” berusaha juga. Setelah dia menyadari bahwa dirinya tiada ketentuan yang logis, maka berusaha menekan diri. Mempergunakan waktunya se-efisien mungkin. Barulah dia dapat membuktikan kebenaran janjinya, tetapi hal itu jarang sekali terjadi bagi orang “Saddha”.

Dalam dunia bisnis tidak akan berhasil, karena tidak punya ketetapan hati. Lagi pula banyak mempergunakan perasaan daripada pikiran. Pedagang harus mempergunakan pikiran untuk menggapai keunutungan. Kalau mempergunakan perasaan, akhirya akan lemah dan menyerah.
Hubungannya dengan masyarakat lingkungannya cukup baik. Karena itikadnya yang baik dapat diterima oleh masyarakat, maka dia mau berkorban apa saja untuk kepentingan masyarakat. Bahkan jiwa berkorbannya itu sangat kuat dan merepotkan dia sendiri.

Tetapi kalau masyarakat sekelilingnya mengacuhkan padanya, dia pun akan berbuat serupa. Yang sebenarnya terjadi, Karena masyarakat tidak tahu kemauan orang “Saddha” itu.
Yang paling bermanfaat adalah kalau orang “Saddha” itu menjadi Tokoh Masyarakat, Pemimpin Partai Politik, Asosiasi, Pimpinan Organisasi atau kelompok kegiatan apa saja. Karena dengan demikian dia akan mendapat kesempatan menyampaikan gagasan-gagasan yang umumnya cemerlang dan memajukan Organisasi yang di Pimpinnya itu.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Tanda khas yang dimiliki orang kelahiran mangsa “Saddha” terutama pada Postur tubuh yang Jangkung dan Tidak Berotot.

Penampilannya malu-malu kucing, dengan dandanan rapi, rambut tersisir rapi. Tingkah lakunya lembut dan sopan.
Menilik kebiasaan sehari-hari, orang “Saddha” mempunyai kebiasaan tidak mau diam. Selalu ada-ada saja yang dikerjakan. Mengerjakan apa saja, walaupun pekerjaan itu tidak berguna.

Dalam pergaulan, kalau kita menemui seseorang yang tidak mau dikalahkan bicarannya dan selalu menonjolkan “Aku”nya, itulah salah satu watak orang “Saddha”.

Begitu pula kalau ada seseorang yang memberikan bantuan kepada sahabatnya hingga berlebih-lebihan hingga dia sendiri mendapat kesulitan, itupun termasuk perilaku orang “Saddha” Kalau pria banyak dikerumuni cewek-cewek atau biasa disebut “PlayBoy”.

E. Ikatan Persahabatan .

Dalam tata kehidupan ini ada berpasang-pasang, siang dan malam, pria dan wanita, baik dan buruk, susah dan gembira dan begitu pula dalam pergaulan.
Sahabat adalah orang yang termasuk dekat dengan kita, sahabat lebih dari kawan lebih pula dari saudara.

Karena sahabat tempat kita mencurahkan perasaan dan mempercayakan rahasia pribadi.
Maka untuk mendapatkan sahabat itu juga tidaklah gampang. Tidak segampang mencari kenalan atau kawan. Adalah hubungannya dengan jiwa, perasaan yang paling dalam.

Tentu saja kecocokan diantara dua hati.
Bagi orang “Saddha” sahabta yang paling cocok adalah orang “Kapat” dan selain itu cocok pula dengan orang kelahiran mangsa “Kawolu”.

Persahabatan “Saddha” dengan “Kapat” ini ibarat tempat nasi mendapat tutup, biasa saling mengisi dalam hal berkarya. Si “Saddha” pencetus ide-ide dan si “Kapat” yang mempertimbangkan, sehingga terwujud cita-cita orang “Saddha” itu. Tidak hanya bergantung diatas bintang. Begitu pula dengan orang “Kawolu”, bagaikan Gayung bersambut

F. Keadaan Kesehatan .

Orang kelahiran “Saddha” pada umumnya tingkat kesehatannya kurang baik. Sejak masih kanak-kanak sering kena penyakit, Sakit Kepala, Batuk dan Radang Paru-paru.
Penyakit itu akan terbawa ketika mencapai usia Remaja dan menjadi Orang Tua. Maka lebih baik memelihara kesehatan dari pada mengobati setelah tertimpa penyakit.

Kelemahan dirinya telah diketahui, yaitu bagian Paru-paru, khususnya bagi mereka yang terlahir pada hari Minggu Pon.
Menjaga kesehatannya dengan bersenam kebugaran setiap pagi. Berolah raga yang ringan-ringan saja, seperti lari pagi atau bulu tangkis. Jangan terlalu memaksakan diri. Minum air jernih setiap pagi sebanyak Satu Liter.

Bagi mereka yang terlahir pada hari Selasa Kliwon jangan terlalu banyak berangan-angan dan berkhayal, karena dapat terganggu kestabilan Jiwa dan dapat terkena gangguan Syaraf. Karena kelemahannya terletak di Otaknya dan juga di Jantung. Dianjurkan Senam dan Ber-Olah Raga teratur.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Bagi orang “Saddha” bidang pekerjaan yang cocok khususnya yang ada kaitannya dengan dunia Seni. Walau begitu para Pakar Astrolog Jawa telah mengelompokan orang kelahiran Mangsa “Saddha” dalam Tiga Kelompok, masing-masing kelompok ditinjau dari Hari Kelahirannya sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir dalam kelompok ini, pekerjaan yang cocok untuk ditekuni adalah Seni :

Pengarang
Wartawan
Penulis Skenario Film
Sinetron dan Teater.
Selain itu berbakat pula sebgai penggerak Massa

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Mereka yang termasuk dalam kelompok ini mempunyai lapangan kerja yang cocok adalah sebagai :

Pengacara
Notaris
Sekretaris
Guru
Tetapi paling cocok sebenarnya sebagai Pelukis.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang terlahir pada kelompok ini, mempunyai kesempatan kerja pada bidang

Per-Surat Kabaran dibagian Percetakan dan Layout.
Kedokteran
Sebagai Pemandu Wisata
Atau Sebagai Pegawai Negeri
Dapat pula bekeja pada sebuah Perusahaan Swasta, sebagai apapun.
Tetapi yang paling cocok dan bebas dari campur tangan orang lain adalah sebagai Penerbit.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Saddha” penghidupannya kurang baik. Semua itu dapat terjadi karena orang “Saddha” selalu Bimbang dan men-Dua Hati, maka banyak kesempatan emas yang terlepas. Begitu pula dalam mengerjakan segala sesuatu sering terburu-buru, yang akibatnya sering berbuat kesalahan. Sehingga pekerjaannya itu sia-sia dan menanggung rugi. Dengan demikian selalu kekurangan uang dan selalu dirundung hutang. Walau begitu, Pakar Astrolog Jawa telah mengelompokan orang kelahiran mangsa “Saddha” itu menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir dalam kelompok ini, rejeki dan penghidupannya agak kurang baik, dia harus berjuang gigih untuk memperjuangkan kehidupannya.
Tetapi setelah usia 30 tahun bagi mereka yang terlahir pada Minggu Wage, Rabu Wage, Minggu Pon, Rabu Legi, Jumat Kliwon, Minggu Paing, Rabu Pon, Rabu Kliwon, Jumat Paing, sedangkan selain Weton-weton tersebut, maka harus banyak berjuang dan jangan berputus asa.

“DWI” – Kelompok II : Mereka adalah yang dilahirkan pada Hari Senin. Mereka yang terlahir pada kelompok ini mempunyai nasib yang lebih baik dari yang pertama. Tetapi sering pula mengalami kesulitan karena sikapnya yang mendua, pembimbang dan kurang tegas mengambil sikap. Tetapi setelah usia 30 tahun bagi yang lahir Senin Legi, Senin Pon, Senin Kliwon, dan bagi mereka yang tidak masuk dalam catatan ini jangan berkecil hati, karena akan baik juga pada usia mencapai 35 tahun. Pada hari Tua akan mencapai keberhasilan setelah dapat mengetahui Jati Dirinya, akan lebih berhti-hati dalam langkahnya.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang termasuk dalam kelompok ini keadaan penghidupannya baik sekali. Semua itu dapat terjadi karena orang yang terlahir dalam kelompok ini agak Realistis. Mau menyesuaikan rasio. Walaupun sifat Bimbang dan Keraguan itu ada, tetapi dapat terkendalikan dengan pikiran yang sehat dan Realistis. Dalam usia 24 tahun sudah mulai baik ekonominya, mereka itu adalah kelahiran di hari Kamis Legi, Satu Legi, Sabtu Kliwon, dan yang terlahir pada weton lainnya, maka mulai berhasil pada usia 29 tahun.
Teapi pada umumnya kelahiran kelompok ketiga ini akan mengalami kehidupan yang baik di hari tua, kaya raya dan bahagia, Amin.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Orang kelahiran mangsa “Saddha” akan menemukan suatu ketika yang baik dan sangat terkesan. Waktu itu adalah saat sinar terang terpancar dari kedudukan mangsa “Saddha” pada tanggal 18 Pebruari.

Lebih-lebih kalau tanggal tersebut jatuh pada hari Rabu atau Sabtu.

Karena pada hari-hari tersebut dapat dipergunakan untuk segala keperluan yang penting. Akan berhasil dengan baik sampai dikemudian hari membawa keberuntungan.

J. Hobi .

Orang kelahiran mangsa “Saddha” mempunyai berabagai hobi, antara lain :

Melukis termasuk Koleksi Lukisan
Seni Tari dan Seni Pentas
Mendaki Gunung dan Alam terbuka
Membaca, Buku-buku Fiksi dan Non-Fiksi
Belajar Autodidak
Mendengarkan Musik, Pop, Bebas dan Irama Tenang.
Mempelajari Ilmu Spiritual, Parapsikologi
Pesta dan makan Enak
Koleksi Barang Kuno, termasuk Pusaka Keris.

Demikian Beberapa Hobi yang dinikmati oleh kelahiran mangsa “Saddha” sebagai suatu perwujudan gejolak jiwa.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat ).

Dalam hal perjodohan bagi orang “Saddha” tidaklah terlalu sulit, karena didalam pergaulan sehari-hari cukup menarik dan dapat pengagumnya, baik itu “Saddha” pria maupun wanita.

Tetapi pacar yang bakal jadi pasangan hidupnya telah ditentukan kecocokannya, keharmonisannya dan benar-benar langgeng abadi.

Bagi orang “Saddha” yang paling cocok adalah dengan orang kelahiran pada mangsa “Kapat”, tetapi juga dapat cocok dan serasi dengan kelahiran mangsa “Kawolu” dan cocok pula dengan sesama kelahiran mangsa “Saddha”.

Garis-garis perjodohan itu merupak suatu kesimpulan para Astrolog Jawa. Tetapi tidak menutup suatu kemungkinan untuk menikah dengan kelahiran pada mangsa yang lainnya. Namun ada kendala yang berakibat rumah tangga itu akan retak dan tidak harmonis, bahkan bisa terjadi peristiwa ‘Pisah Ranjang’ walaupun tampak dari pandangan umum rukun dan satu rumah.

L. Batu Permata .

Orang yang terlahir pada mangsa “Saddha” dapat mempergunakan beberapa batu permata yang sesuai dan mendatangkan rasa percaya diri.

Beberapa jenis Batu Permata itu adalah sebagai berikut :

Aquamarin (Batu sinar laut hijau)
Batu permata ini warnanya hijau, ada pula yang biru laut. Bagus sekali untuk Aksesories, baik sebagai Batu Cincin maupun Liontin dan Bros. Khasiatnya dapat mencegah sakit lever, sakit pencernaan dan lemah badan.

Emerald (Jamrud Hijau)
Jamrud hijau merupakan batu permata yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Saddha” selain keindahannya sebagai Aksesories, berkhasiat pula untuk melindungi dari Sakit Kepala.

Agaat (Akik-Berbagai warna)
Batu permata ini umumnya untuk batu cincin. Khasiatnya dapat untuk mencegah skit panas demam, sakit perut dan batuk-batuk.

M. Warna Yang Serasi .

Ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal bagi orang kelahiran mangsa “Saddha” yaitu warna-warna yang paling apik untuk busana, interior, maupun karpet lantai dan mebel. Warna itu adalah sebagai berikut :

Putih
Kuning
Biru Muda

Dengan warna tersebut orang kelahiran mangsa “Saddha” akan merasa cocok dan apik. Sehingga dalam penampilannya dapat bersikap optimis pula.

N. Bunga .

Pemilih bungapun, tidaklah sembarang pilih asal bunga. Karena salah pilih bisa runyam jadinya. Bagi orang mangsa “Saddha”, ada beberapa jenis bunga yang cocok dan seperti warnapun, bunga bisa mendatangkan inspirasi dan asumsi bagi seseorang.

Bunga-bunga yang cocok bagi orang “Saddha” sebagai berikut :

Bunga Melati
Bunga Gadena atau Ceplok Piring
Bunga Lely Putih
Bunga Anyelir
Bunga Gradiol Biru
Bunga Anggrek Bulan

Itulah beberapa jenis bunga yang apik dan mendatangkan pengaruh kepada orang kelahiran mangsa“Saddha”, baik untuk dipasang diruang tamu, dikamar tidur dan dikantor.

Demikianlah data-data yang berhasil di himpun dari kelahiran seseorang pada mangsa “Saddha”, yang lamanya orbit selama 41 hari. Masuk dalam mangsa “Saddha” Wuku Sint (1), Rasi Gemini, Wuku Maktal (21) dan Wuku Galungan (11).
Perjalanan mangsa memasuki kedudukan Wuku di langit sebelah Timur Laut. Dengan ditandai oleh Musim Kemarau dan Candranya “Air Lenyap dari Tempatnya”



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei)

Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei).

Secara Umum– Mangsa “Desta”.

Orang yang terlahir pada pada tanggal 20 April – 12 Mei, mereka termasuk orang “Desta”, Mangsa yang ke IX dengan Candra “Permata Hati”.
Daya dan pengaruh Mangsa sangat kuat sekali bagi mereka yang terlahir pada saat itu. Sifatnya pantang mundur, bijaksana dan tegas walaupun tindak-tanduknya sudah diperhitungkan terlebih dahulu dan pasti.
Begitu pula mereka yang terlahir pada mangsa “Desta” kalem dan lemah dalam mengerjakan segala sesuatu pekerjaan. Tetapi semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya selalu dapat selesai pada saatnya, karena orang “Desta” selalu mempunyai kiat tersendiri dalam mengerjakan segala sesuatu.

Sistimatis dan praktis, sehingga dengan santai, dia dapat merampungkan pekerjaan
Sifat kalem dalam tindak tanduknya itu, mempengaruhi juga dalam pergaulan. Sehingga tidak mengherankan dia juga banyak pengagum. Tubuhnya yang tegap dan berotot, menggambarkan bahwa dia tidak malas mengerjakan pekerjaan apapun.

Dalam pergaulan sangat menyenangkan, tetapi tidak gampang mempercayai orang lain, juga mempunyai sifat cemburu. Senang mempelajari Ilmu Gaib, Karena ia mempunyai perasaan kuat, maka segala langkahnya walaupun lamban tetapi pasti.

Sering memperlihatkan Dermawannya, walaupun untuk itu hatinya tidak ikhlas. Diluar dugaannya, tanggapan orang lain menganggap dia sebagai Dermawan benar-benar, sehingga banyak orang dating meminta pertolongan padanya.

Penampilannya selalu tampak rapi dan meyakinkan. Menonjolkan kegagahannya dan parlente dengan rambut yang tersisir rapi. Bagi orang “Desta” berpakaian rapih dan kerapihan rambut, adalah sangat besar artinya bagi keyakinan penampilan orang “Desta”.

Walaupun tampak kalem, tetapi kalau terpancing oleh kemarahan yang tidak tertahan lagi maka diapun dapat marah sekali. Padahal kalau sudah marah tidak dapat dikendalikan. Kalau sudah disakiti hatinya dan dikecewakan maka dia cepat mengambil suatu keputusan yang drastis dan tidak mau lagi berhubungan.

A. Keadaan Fisik.

Orang kelahiran mangsa “Desta” berdasarkan Astrologi Jawa ada dua golongan. Mereka itu adalah yang terlahir diwaktu “Siang” dan “Malam” hari. Adapun yang terlahir di waktu “Malam” hari, betampang cakep, baik pria mupun wanita kelahiran mangsa “Desta” mempunyai bentuk tubuh maupun wajahnya berlainan dengan kelahiran “Siang” hari.

Postur tubuhnya sedap, tetapi otot-ototnya menonjol menggambarkan kalau orang “Desta” itu gemar melatih kebugaran tubuhnya dengan teratur. Wajahnya bulat, dengan sepasang bibirnya yang tipis, beralis tebal, bermata bulat dan bersinar tajam. Menggambarkan kalau orang “Desta” selalu optimis.
Secara umum bentuk Fisik orang “Desta” tampak sangat mengagumkan, tetapi ini jumlahnya sangat sedikit.

Sifatnya pun orang “Desta” kelahiran “Malam” hari Ramah dan Sabar dalam menyelesaikan segala sesuatu urusan. Banyak pula dari kalangan orang “Desta” yang menjadi “Binaragawan”, karena bentuk tubuhnya dengan tonjolan otot-ototnya yang sangat indah. Ditunjang pula oleh kesehatan tubuhnya yang kebal terhadap penyakit.
Orang “Desta” dapat dikatagorikan bertubuh kebal terhadap penyakit, karena jarang terserang penyakit. Kalau menderita sakit, hanya ringan yaitu panas dalam atau sariawan itupun dapat segera diatasi.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak kelahiran Mangsa “Desta” mempunyai jiwa peka sekali terhadap lingkungan. Kalau salah bergaul dan salah didik maka dapat buruk akibatnya. Dia gampang terseret dalam perbuatan yang kriminal senang Mencuri dan Serakah, bahkan dapat menjurus ketindak kekerasan.

Pada dasarnya anak “Desta” sangat menyenangkan dan baik dalam berteman. Maka tidak mengherankan kalau anak “Desta” banyak mempunyai kawan. Karena dia senang menolong kawan, halus tutur katanya. Penampilannya pun sangat rapih dan bersih mempesona.
Tidak dapat menerima perlakuan yang bersifat mengikat dan kurang disiplin, karena dia akan merasa terkurung dengan adanya aturan-aturan dan ikatan-ikatan itu. Biasanya dia akan memberontak. Kalau sudah begini dia akan berbuat semaunya.
Mereka lebih cenderung untuk membentuk diri sendiri, sejak masih anak-anak sudah belajar mandiri dan berani. Jarang rewel dan menangis.

C. Keadaan Masa Remaja .

Ketika umurnya telah memasuki Masa Remaja, pada dasarnya masih terbawa sifat dan keadaannya pada waktu kanak-kanak. Hanya saja perkembangan Budi Pekertinya telah meningkat, telah menonjolkan daya fikir dan imajinasi. Sehingga semua yang akan dikerjakannya telah lebih terarah.
Kalau pada masa kanak-kanak senang berbuat seenaknya dan acuh tak acuh terhadap lingkungan. Kalau disuruh orang tua dikerjakan sambil bermain-main. Maka masa remaja sudah banyak berubah, karena sudah dapat membedakan mana yang penting dan mana yang tidak.

Dalam kehidupan sehari-hari remaja “Desta” sangat menarik, banyak kawan dan kawan-kawannya itu sangat menghormatinya. Karena dia mempunyai sifat penuh pengertian dan senang menolong. Dalam pergaulan dia selalu tampil ke depan kalau kawan-kawannya menghadapi bahaya, karena dia siap membela kawan-kawannya dengan sepenuh hati.

Penampilan remaja “Desta” selalu rapih, parlente, trendy, dengan busana mutakhir. Dia sangat senang pada kerapihan dan keindahan, serta pesta-pesta. Karena dalam pesta banyak keindahan yang dapat dinikmati, termasuk makanan yang enak, music dan melantai/dansa.
Sebenarnya orang “Desta” dalam segi pendidikan tidak begitu menonjol, hanya saja mereka mempunyai Kharisma sebagai penakluk. Ternyata banyak tokoh-tokoh Nasional maupun Internasional adalah orng-orang “Desta”.

Hal itu dpat terjadi karena orang “Desta” dapat berbuat tenang, teliti, tekun dalam menghadapi segala macam kasus, walau bagaimanapun rumitnya. Sehingga banyak masalah rumit dapat dipecahkn. Orang “Desta” tidak mementingkan kuantitas tetapi kualitas.

Dalam pekerjaan dia sangat tekun dan telaten hingga dapat merampungkan pekerjaannya dengan tuntas. Tidak ingin dipuji karena dia merasa apa yang dikerjakan itu sudah semestinya. Banyak orang yang ditolong tanpa mengharapkan imbalan dan pujian.
Sukses yang dicapainya karena dia sanggup menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan. Bagi orang lain pekerjaan itu sangat sulit. Hal itu akan berkembang dalam karier dan terus berkembang hingga jenjang prestasi.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Ada beberapa tanda khas sebagai petunjuk seseorang kelahiran mangsa “Desta” yang termudah adalah mengamati “Penampilan”. Karena orang “Desta” tampil dengan segala “Kerapihannya”, baik itu pakaian maupun cara menyisir rambut. Bahkan kalau rambutnya lurus dikerting dan creambath.

E. Ikatan Persahabatan .

Orang kelahiran mangsa “Desta” sebenarnya mempunyai banyak kawan. Karena dia adalah figur yang menarik dalam pergaulan. Sahabatnya pun banyak, karena umumnya orang “Desta” pandai memelihara hubungan antara kawan. Sehingga banyaklah kawan-kawan kepercayaannya. Tetapi kalau orang “Desta” itu disakiti hatinya, maka seumur hidup tidak akan mau kenal lagi, bahkan bertemu saja sudah tidak sudi. Begitu Tegas dan Drastis.

Maka agar tidak terjerumus pada pergaulan yang nantinya akan merugikan diri. Sebaiknyalah kalau diketahui garis-garis persahabatan yang cocok berdasarkan penemu Astrolog Jawa. Dalam pergaulan yang paling cocok bagi orang kelahiran mangsa”Desta” itu adalah mereka yang terlahir pada Mangsa “Katelu” selain itu juga cocok dengan orang “Kapitu”. Kalau bertemu sahabat yang tertera diatas tadi, yaitu “Katelu” dan “Kapitu” bahkan dengan “Desta” maka orang-orang itulah yang dapat dijadikan sahabat karib. Kemungkinan retak tidak ada.

Karena orang “Desta” sering berpergian jauh, maka membutuhkan orang yang dapat dipercaya untuk menjaga, baik itu harta, rumah, maupun keluarganya. Kalau dikantor juga mewakilinya selama dia berada ditempat lain.

F. Keadaan Kesehatan .

Pada umumnya orang “Desta” jarang terserang penyakit. Penyakit langganannya adalah panas dalam dan sariawan, hal itu dapat terjadi kalau dia menekuni pekerjaan berhari-hari hingga larut malam dengan mengabaikan makan dan minumnya. Maka sakit sariawan itu pasti tiba. Penyakit itu sebenarnya sejak masih anak-anak sering dideritanya.

Adapun penyakit lain yang mungkin dapat mengganggunya adalah kejang bagian leher, dpat juga terkena penyakit lambung. Bagi otang “Desta” yang terlahir pada hari “Selasa”, maka harus berhati-hati dengan jantung dan syarafnya.

Harus dijaga jangan sampai kepekaa itu benar-benar menjadi penyakit. Senam kebugaran jasmani dan olah raga sangat baik untuk pencegahannya. Selain itu juga harus dijaga Kelampiasan Kencingnya, dengan banyak minum air putih setiap pagi bangun tidur dan jangan ditahan kalau terasa akan kencing. Kepekaan penyakit kandung kencing ini dapat mengganggu orng “Desta” kelahiran hari “Rabu” dan “Jumat”. Mereka harus benar-benar waspada.

Kalau tidak dijaga tingkat kestabilan kondisi tubuhnya maka orang kelahiran mangsa “Desta” sering mengalami serangan penyakit yang tiba-tiba dan penyakit itu biasanya parah.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Bagi orang “Desta” sebenarnya ada beberapa pekerjaan yang bisa ditekuninya. Namun para Astrolog Jawa mengelompokkan tingkat kemampuan orang “Desta” menjadi tiga kelompok. Pengelompokan itu berdasarkan hari kelahiran sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kelompok kelahiran ini mempunyai kesempatan kerja pada bidang perdagangan, dapat juga sebagai wartawan, sebagai dokter, atau pengobatan lainnya. Tetapi yang paling cocok sebenarnya dalam dunia Seni.

Dapat sebagai Aktor/Aktris Film, Teater. Dapat juga sebagai Pelukis, Pemahat, Pematung dan Interior serta Taman.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Kelompok kedua ini, mempunyai kesempatan kerja dibidang Pengolahan Tanah atau Petani.

Juga baik sekali sebagai Pengarang, kalau sekolahnya cukup dibidang Perbankan, maka di Bank sangat cocok. Tekhnik juga cocok, dan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan tanah: Pertanian, Keramik atau Perusahaan Genting atau Bata.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Pada kelompok kelahiran ini, lapangan kerja yang cocok adalah dibidang Travel Biro, Perdagangan hasil Pertanian dan Wirausaha. Yang paling cocok adalah sebagai Wirausaha yang berhubungan dengan Tekhnik, baik itu Pabrik maupun Bengkel.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Status Sosial orang kelahiran mangsa “Desta” menurut pendapat para Astrolog Jawa dikelompokan keadaannya berdasarkan hari kelahirannya menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

“EKA” -Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka ini tingkat ekonominya rata-rata baik. Mencari uang gampang, usaha apapun dapat berhasil dan keuntungannya cukup baik. Bagi mereka khususnya yang lahir di Minggu Kliwon, Rabu Pon dan Jumat Pon, pada usia 24 tahun akan menemukan rejeki yang lumayan dan itu dapat untuk modal. Pada umumnya kelompok ini dihari tuanya cukup baik bahkan dapat Kaya dan Bahagia.

“DWI” –Kelompok II : Mereka adalah yang dilahirkan pada Hari Senin. Pada kelompok ini termasuk orang “Desta” yang kurang berhasil. Segala usahanya akan selalu ada hambatan, bahkan sering pula kekurangan uang. Maka kalau kebetulan sedang mendapat rejeki yang baik, harus menyisihkan uangnya untuk menabung. Hari baik yang kemungkinan dapat rejeki baik adalah kelahiran hari Senin Legi pada usia 30 tahun. Senin Wage pada usia 36 tahun. Senin Kliwon pada usia 30 tahun. Yang kami utarakan tersebut adalah saat usia yang baik dan rejeki agung. Maka harus berhati-hati memanfaatkan uang pada saat itu. Kalau tidak maka dihari tua akan melarat karena kekurangan uang.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pada kelompok kelahiran yang ketiga ini pun tidak begitu beruntung. Maka harus berhati-hati dalam memilih pekerjaan dan dalam menangani keuangan, Karena jika salah dapat melarat dan selalu kekurangan uang. Tetapi rata-rata pada usianya yang memasuki 30 tahun, rejekinya akan baik. Maka pada saat itulah kesempatan untuk memanfaatkan uangnya untuk keperluan yang penting sehubungan dengan masa depan, kalau tidak maka dihari tuanya akan melarat.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Waktu sangat berarti bagi suatu kehidupan. Karena orang yang mengabaikan waktu akan mengalami suatu kerugian besar. Seseorang pada suatu ketika akan mengalami keuntungan yang sangat besar dan tidak terduga mendapat rejeki.

Sebagai contoh ada orang menitipkan mobil untuk dijualkan, pada hal dia bukan makelar, dilain pihak ada orang yang menitipkan rumah untuk dijual atau tukar dengan mobil dengan tambahan beberapa juta Rupiah. Maka transaksi tadi akhirnya jadi. Dapat untung dri penjualan mobil dan dapat untung dari penjualan rumah.

Keuntungan Puluhan Juta Rupiah, itulah salah satu gambaran sederhana datangnya keuntungan yang tidak terduga. Tetapi bagi orang Paragnos atau Paragnosa hal itu terjadi karena proses kosmis juga, yaitu jatuhnya titik kulmulasi pada saat transaksi itu terjadi. Pada saat itulah datang saat-saat baik, ALLAH meridhoi dan menurunkan karomahnya kepada orang tadi.

Oleh para Astrolog peristiwa itu menjadi catatan dan telah melalui pembuktian berkali-kali, dicatat sebagai saat keberuntungan. Saat keberuntungan bagi orang kelahiran mangsa “Desta” adalah pada bulan mendekati Nopember, karena titik terang jatuh pada tanggal 30 Nopember.

Lebih-lebih pada saat itu jatuh pada hari Rabu atau Jumat, tanggal 20 – 30 Nopember. InsyaALLAH segera usaha atau pekerjaan apa saja yang bersifat penting sekali dapat berhasil dengan baik. Bahkan sangat penting bagi kehidupan dan penghidupannya.

Peristiwa itu akan selalu terjadi pada setiap tahun, pada hari dan tanggal yang tidak berbeda. Hal ini disampaikan agar menjadi suatu upaya untuk mewujudkan yang terbaik bagi masa depan diri pribadi orang kelahiran mangsa “Desta”. Tentu saja keberhasilannya tidak hanya menunggu, harus dengan berusaha keras dan ulet.

J. Hobi .

Orang yang terlahir pada mangsa “Desta” tidak mempunyai banyak kesenangan. Dia hanya mempunyai kesenangan beberapa saja, antara lain :

Keindahan, Bertamasya ke Taman Rekreasi atau tempat Parawisata, lebih disukai di Pegunungan dan lembah-lembah.
Lukisna termasuk Melukis dan Kolektor Lukisan.
Barang-barang yang keramat, misalnya Keris.
Batu Permata.
Koleksi Busana Mutakhir.
Pesta. Beberapa hobi orang “Desta” tersebut cukup menelan anggaran yang tidak sedikit. Maka bagi orang “Desta” yang berhobi tersebut, adalah tergolong dalam kelahiran kelompok pertama (EKA) yaitu yang terlahir pada hari Minggu, Rabu dan Jumat. Tetapi kelompok Dua dan Tiga pun hamper sama hanya lebih ekonomis, artinya sebatas kemampuan.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Orang kelahiran mangsa “Desta” dalam hal perjodohan, sebenarnya termasuk gampang.
Cepat Kawin, walaupun begitu tentunya telah cukup umur. Mereka telah Dewasa dan sudah siap lahir dan bathin dalam berumah tangga. Walaupun demikian perlu pula diperhatikan faktor harmonisasi dalam perkawinan dan beumah tangga.

Menurut pakar Astrolog Jawa, bagi orang “Desta” yang paling harmonis adalah dengan orang “Katelu”, dapat juga dengan kelahiran “Kapitu” atau dengan sesama kelahiran mangsa “Desta”. Telah disebutkan yang paling harmonis dengan orang “Katelu” artinya dalam kehidupan berumah tangga itu saling menghormati, mempunyai rasa kasih saying, mengalah dan mau saling menjaga.

L. Batu Permata .

Batu Permata yang cocok bagi orang “Desta” dapat dilihat dibawah ini. Selain cocok untuk aksesories jug cocok khasiatnya, sebagai berikut :

Emerald (jamrud Hijau)
Batu permata yang warna hijau ini cocok untuk batu cincin atau sebagai permata giwang, anting atau liontin serta bros.
Khasiatnya dapat melindungi dari Sakit Kepala.

Blue Sapphire (Saffir Biru)
Batu permata ini baik juga untuk permata aksesories, cincin, giwng, liontin, bros dan lain-lain.
Khasiatnya adalah menolak racun, keracunan, sakit panas, melindungi mata dari gangguan cacar.

Blue Turquoise (Pirus Biru)
Batu permata ini sangat bagus, lebih-lebih yang berurat emas. Umumnya yang menggemari adalah kaum pria, untuk btu cincin.

Khasiatnya adalah untuk mencegah bahaya gaib, mendatangkan pengaruh keabadian.

M. Warna Yang Serasi .

Bagi orang “Desta” mempunyai selera tentang warna untuk busana dan interior rumahnya mupun untuk alas lantai. Warna yang cocok baginya adalah warna:

Merah Anggur

Jingga

Biru Tua

Coklat

Tetapi warna pilihan yang ideal adalah Biru Tua, warna tersebut mempunyai dampak pengaruh rasa Bahagia dan Tentram.

N. Bunga .

Ada beberapa jenis Bunga yang cocok dan mendatangkan rasa tenteram bahkan memberikan semangat juang bagi orang “Desta”, diantaranya adalah Bunga :

Mawar Jingga
Anyelir
Suflir
Gradiol Merah Anggur

Demikian beberapa jenis Bunga dengan warna-warna tertentu yang mempunyai pengaruh Gaib terhadap kehidupan orang “Desta”.

Data-data kelahiran, baik penghidupan dan kehidupan orang yang terlahir pada mangsa “Desta” dalam keberadaannya mangsa tersebut di langit belahan Timur Laut memasuki kedudukan Wuku Sinta (1), Taurus, Wuku Maktal (21) dan Wuku Galungan (11). Maka terjadilah proses alam dan menimbulkan peristiwa-peristiwa, baik di Bawana Ageng maupun Bawana Alit. Pada saat itu adalah musim Kemarau dan Candranya “Permata Hati”.



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa Kasadasa (27 Maret – 19 April).

Secara Umum– Mangsa “Kasadasa” 

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kasadasa” secara umum memiliki sifat teguh hati dan pemberani. Tidak mau mengalah, karena mempunyai jiwa militer, berarti disiplin dan tegas. Mau mengalahkan tetapi tidak mau dikalahkan. Dia hanya tunduk kepada orang yang dihormati dan disegani. Orang yang terlahir pada Mangsa ini mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, baik terhadap keluarga maupun terhadap lingkungannya. Kesadarannya bermasyarakat sangat tinggi.

Dia sangat membenci ketidak adilan, berani mendobrak segala sesuatu yang dianggapnya mengkorup norma prikemanusiaan. Bahkan kalau memang dibutuhkan dia rela mempertaruhkan harta maupun kedudukannya demi membela kebenaran, Berprinsip sangat kuat dan idealis. Banyak orang “Kasadasa” yang hidupnya membujang, lebih mengutamakan perjuangan untk adik-adiknya daripada memikirkan diri sendiri. Karena dia berfikir dengan adanya dia kawin akan merepotkan perjuangannya untuk adik-adiknya. Dibantunya orang tua untuk mensukseskan adik-adik, baik sekolah maupun sampai berumah tangga.

Dia sendiri mengalah sampai tua. Sifat keras kepalanya itulah yang tidak ada orang lain yang dapat menasehatinya. Semua langkah yang diambilnya adalah langkahnya sendiri. Dalam tata kehidupan, dia adalah orang yang mandiri, tidak mau diperintah dan sulit untuk tunduk kepada kemauan orang lain. Maka mangsa “Kasadasa” candranya “Tertutup pintu hatinya”. Tebukti didalam kehidupannya, bahwa orang “Kasadasa” angkuh dan mudah tersinggung, tetapi agak pemalu. Pendapatnya tidak bisa dirubah orang lain, begitu pula kalau dia benci kepada seseorang maka dendam itu tidak dapat lunas kalau tidak terbalas. Maka dikatakan “Pintu Hatinya Tertutup”.

Walau begitu, dia senang membela yang lemah kalau itu dirasakan benar bagi dia. Tidak dapat orang menghasut untuk suatu pekerjaan yang tidak disenanginya. Karena kepekaan perasaan, hati yang keras, dan pemalu. Maka orang “Kasadasa” sering jadi korban perasaan dan sering sakit hati. Sebagai orang yang dilahirkan dengan pembawa ‘Mandiri’ maka orang “Kasadasa” dilengkapi oleh Tuhan suatu keistimewaan, ialah otaknya.

Pada umumnya orang “Kasadasa” mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Cepat dapat memecahkan suatu perkara dan pekerjaan yang pelik dan muskil. Karena keberanian, dan kecerdasannya itulah yang mengangkat dia kepuncak kariernya. Banyak orang mengaguminya. Dia sangat tekun bekerja, kalau pekerjaan itu pilihannya. Karena dia adalah orang yang tidak mau diperintah-perintah. Sebaliknya dia senang memerintah, karena dia merasa lebih dari yang lain. Itupun diakui oleh sahabat-sahabatnya, bahwa orang “Kasadasa” mempunyai banyak kelebihan.

A. Keadaan Fisik Orang .

Orang “Kasadasa” mempunyai bentuk fisik gagah berukuran sedang, Wajahnya bulat telur, Matanya bulat berbinar-binar, dengan sepasang alis yang cukup tebal. Hidungnya mancung, bibirnya sedang dengan ukuran mulut agak lebar. Tangan dan kakinya tidak begitu berotot. Rambutnya lebat dan hitam, tetapi pada usia yang sangat muda sudh banyak rambutnya yang rontok.
Dalam hal kesehatan fisik, maka orang “Kasadasa” cukup
sehat. Orang “Kasadasa” jarang terserang penyakit yang berat. Hanya penyakit umum yang disebabkan oleh kelelahan atau kurang berhati-hati memilih makanan. Kadang-kadang terserang sakit perut dan mata berkunang-kunang, itupun tidak berlangsung lama.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak yang terlahir pada Mangsa “Kasadasa” secara umumnya mempunyai pembawaan watak yang keras dan tidak mau mengalah. Sering menonjolkan kenakalan dan kebandelan. Bila dia berbuat salah, tidak mau mengakui kesalahannya itu. Kalau dia mendapat hukuman, menganggapnya bahwa yang member hukumannya itu berbuat tidak adil.

Entah siapa saja yang menangani dia, dalam fikirannya hanya terbayang musuh. Karena memang anak “Kasadasa” terlahir sebagai manusia militer atau prajurit.
Jiwanya keras, kemauannya keras, tidak mau dikalahkan, tidak mau diperintah, bahkan dia merasa dirinyalah yang terpandai diantara anak yang lain.

Untuk itu, dia berlatih segala sesuatu dengan baik, belajar segala sesuatu dengan tekun dan bersungguh-sungguh. Maka benar-benar anak “Kasadasa” mengagumkan. Keistimewaanya adalah pada tingkat kecerdasannya yang tinggi. Mudah menyerap pengetahuan apa pun, baik dari buku maupun dari kerja nyata. Sehingga anak “Kasadasa” lebih menonjol dari pada anak yang lainnya. Bahkan anak “Kasadasa” selalu tampil sebagai pemimpin, dikelasnya sebagai ketua kelas, sebagai Ketua OSIS dan diluar sekolah sebagai pemimpin apa saja. Kenyataannya memang banyak hal yang dapat diselesaikan oleh anak “Kasadasa” dibanding anak lainnya.
Budinya yang bersifat keras harus mendapat bimbingan yang baik dari pihak-pihak pendidik dan orang tua. Karena mendidik anak “Kasadasa” dengan kekerasan akan mengembangkan jiwa keras pada diri anak itu. Sabar dan harus hati-hati, karena masa kanak-kanak itu adalah masa pembentukan jiwa.

C. Keadaan Masa Remaja .

Masa Remaja kelahiran Mangsa “Kasadasa” melanjutkan alur kehidupan dari masa kanak-kanak. Bagaimana membentuknya pada masa kanak-kanak itulah terbentuknya jiwa sang remaja.
Sifat keprajuritan Anak/Remaja “Kasadasa” terus berlanjut, tegas, disiplin dan mudah marah. Tetapi setelah kurun waktu remaja tiba, sifat mudah marahnya itu lebih terarah untuk hal-hal yang positif. Artinya sifat pemarahnya itu dapat disalurkan untuk mendalami suatu ilmu dengan membakar semangatnya. “Mengapa saya tidak bisa?” pertanyaan-pertanyaan itulah yang mencambuk untuk giat belajar.

Pemalu, dia akan merasa malu kalau kekurangannya sampai diketahui orang lain. Maka dia akan berusaha sekuat mungkin untuk meningkatkan proporsi dirinya, sehingga dia merasa bahwa dirinya sudah menduduki ranging teratas.
Kepemimpinan, bahwa remaja kelahiran mangsa “Kasadasa” mempunyai ambisi memimpin yang sangat tinggi. Karena dia sendiri tidak mau dipimpin oleh orang lain. Untuk mencapai kedudukan sebagai orang yang patut menjdi pemimpin, maka remaja “Kasadasa” terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dirinya. Baik dalam segi ilmu pengetahuan, kebiasaan atau ketrampilan apa pun, dan kewibawaan. Dengan suatu keyakinan bahwa dia adalah yang terpandai, maka remaja “Kasadasa” dapat tampil kedepan dengan optimis. Kenyataannya memang begitu, banyak remaja “Kasadasa” yang tampil menjadi pemimpin. Dalam hal ini memberikan bimbingan dan membina kawan-kawannya yang membutuhkan pertolongan.

Orang “Kasadasa” mempunyai kesenangan berpergian, oleh karenanya banyak proyek-proyek yang dikerjakan terbengkalai. Ide-idenya banyak yang sebenarnya kalau dikelola dengan baik akan baik sekali jadinya. Tetapi sifatnya yang bergerak, kemudian mempunyai ide yang lain lagi. Sehingga semuanya tidak menghasilkan suatu apa pun. Proyek-proyek yang dibuatnya itu sebenarnya mempunyai tujuan untu menolong orang lain, memberikan lapangan kerja dan menyalurkan bakat. Akibatnya menjadi Afontur.
Maka dengan pengalaman-pengalaman itu, dia harus menyadari dan mau bekerja sama dengan orang lain yang bersifat mengelola cetusan-cetusan ide orang “Kasadasa” itu, kalau bisa terjadi hal tersebut, maka usaha orang “Kasadasa” dapat sukses.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Bicara tentang orang “Kasadasa”, pastilah ada suatu petunjuk sebagai suatu “Tanda yang khas orang Kasadasa”. Ciri khas ini bukan suatu yang dapat di rahasiakan. Misalnya seperti postur tubuh, sepak terjang dan budi pekerti. Artinya penampilannya, semua itu tidak dapat dibuat-buat atau disembunyikan.
Bila kita ketemu dengan seseorang yang serba grusa-grusu, dalam melakukan segala sesuatu tergesa-gesa.

Kemudian tampak penmpilannya seperti orang gelisah, tangannya memegang benda apa saja yang berada disekitarnya, kemudian dalam organisasi selalu berambisi untuk membuat suatu evolusi dan revolusi, perombakan-perombakan, dalam organisasinya diadakan reorganisasi.
Selain dari pada itu, ada-ada saja ulah lainnya pada saat dia berbicara dengan orang lain, untk menutupi kegugupannya. Apalagi bila berhadapan dengan lain jenis , dia akan tampak gugup sekali. Namun menjdi kebiasaan dan cirri khas orang “Kasadasa”, walaupun kalah tidak mau mengakui kekalahannya.

E. Ikatan Persahabatan .

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Kasadasa” pandai bergaul. Dia mempunyai banyak kenalan, bahkan tidak hanya sebangsa, sampai orang manca Negara pun dapat menjadi sahabatnya.
Dalam pergaulan itu tentu saja ada kawan, rekan dan Sahabat. Sahabat adalah kawan yang dapat menyimpan rahasia, memberikan pertolongan baik moral maupun materi.

Sahabat sebagai saudara kandung sendiri. Maka dapat di istilahkan, mencari kawan mudah tetapi memelihara persahabatan sukar.
Orang kelahiran Mangsa “Kasadasa” dapat mengikat tali persahabatan dengan kokoh, kepada orang yang kelahirannya jatuh pada Mngsa “Kanem” kemudian dapat juga bersahabat dengan baik kepada kelahiran Mangsa”Karo”.

Dua Zodiak itu adalah pilihan yang dapat dijadikan saudara intim, artinya saudara kepercayaan segala rahasia, sampai rahasia pribadi. Begitu juga dapat cocok dengan sesama kelahiran mangsa “Kasadasa” hanya ada sedikit keretakan kalau bertemu sesuatu titik kebersamaan kemauan, kadang saling ngotot. Itupun hanya berlangsung selintas, kemudian akan baik kembali.

Tidak menutup kemungkinan untuk berkawan dengan zodiak lainnya. Namun hanya sekedar kawan dan rekan. Karena dengan mereka ini sering banyak hal-hal yang bertentangan serta riskan sekali kalau untuk membicarakan atau mengelola suatu usaha patungan. Tetapi telah menjadi sifat orang “Kasadasa” senang bergaul, senang berkawan, bahkan sengan berorganisasi. Tentu saja dalam pergaulan tidak mungkin untuk memilih-milih kelompok kelahiran atau zodiac. Karena dunia ini berisi berbagai umat, dengan berbagai Mangsa kelahiran, begitu juga saudara satu ayah satu ibu tidak mungkin terdiri dari “Kasadasa” semua.
Yang penting adalah memelihara ketentraman, memelihara kedamaian dan kenyamanan dalam pergaulan jangan ada kedala-kendala.

F. Keadaan Kesehatan .

Orang “Kasadasa” pada umumnya mempunyai kualitas kesehatan yang baik. Sejak masa kanak-kanak, remaja hingga masa tua. Tetapi ada beberapa penyakit ringan yang lazim, adalah semacam Influinsa, dan gangguan bagian perut.
Khususnya bagi orang “Kasadasa” kelahiran hari “Senin” jaga benar-benar kesehatan perutnya.

Selain itu ada kemungkinan dapat terkena pula pada bagian syaraf tangan, penyakit ini dapat terkena bagi yang terlahir pada hari “Selasa” jaga benar-benar fikiran dan kesehatan jantungnya. Tentu saja dengan cara pencegahan lewat bersenam, olah raga dan keteraturan istirahat, tidur dan makannya.
Ganguan mata dapat juga mengancam orang “Kasadasa” kelahiran hari “Rabu dan Jumat” karena mempunyai kelemahan pada mata dan ginjal.

Pemeliharaannya adalah dengan senam atau olah raga dan minum air wortel dan madu. Wortel, baik disayur maupun untuk jamu, sangat berguna bagi kesehatan mata karena mengandung Vitamin A. Bagi orang “Kasadasa” kelahiran hari “Kamis dan Sabtu” kelemahannya pada telinnga dan hati. Jangan mendengarkan omongan yang tidak karuan sumbernya, karena akan mendatangkan kemarahan yang tidak ada pangkal ujungnya, akibatnya mengganggu hati/liver sendiri.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier.

Pekerjaan bisa dikatakan cocok, kalau sesuai dengan sifat dan bakat seseorang. Maka orang itu akan mengerjakannya dengan perasaan tenang dan gembira, hasil pekerjaannya pun sangat memuaskan.
Bagi orang kelahiran Mangsa “Kasadasa” pada dasarnya pekerjaan yang paling cocok adalah pekerjaan “Wirasembada” tanpa campur tangan orang lain. Walaupun begitu para pakarnya dalam hal ini Astrolog membagi kelompok hari kelahiran orang “Kasadasa” menjadi tiga sebagai berikut:

“EKA” – Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir pada hari tersebut ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya. Sebagai Wiraswasta, Mendirikan perusahaan yang ada hubungannya dengan pertanian, kemudian dapat juga sebagai Wartawan. Yang paling cocok adalah Wartawan.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Kelompok kedua ini, mempunyai bakat bidag pekerjaan yang baik, adalah sebagai Pemandu wisata. Tetapi dapat juga mendirikan usaha Leveransir bahan bangunan, dan bekerja di bidang bangunan.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pekerjaan yang paling cocok baginya adalah sebagai pengarang. Selain daripada itu, dapat juga menjadi Aktor baik teather maupun film. Juga dapat menjadi Pelukis atau bekerja sebagai Sekretaris, Mandor bangunan, kalau pendidikan tinggi dapat memilih Kedokteran, Arsitektur atau menjadi Dosen.
Tetapi yang harus selalu di ingat oleh orang “Kasadasa”, bahwa dirinya tidak mau diperintah oleh siapa pun, kecuali orang tuanya dan orang yang di cintainya.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Kasadasa” mempunyai tingkat alur perjalanan hidup yang baik, rejekinya cukup lumayan. Ditopang pula dengan berbagai kemampuannya mandiri, sehingga sejak masih remaja sudah dapat mencari uang Tingkat komersialnya dimulai dari hobi yang kemudian dikomersialkan.
Walau begitu para ahli Astrologi Jawa, membuat rumusan untuk membedakan satu dengan yang lain dalam kelompok kelahiran mangsa “Kasadasa” itu menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kelompok pertama ini adalah orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang paling baik. Tidak pernah kekurangan uang. Dia sangat pandai bergaul, sehingga banyak koneksi dan banyak yang mendukung dalam urusn apa saja. Segala yang diusahakannya selalu sukses dan mendatangkan keuntungan moral maupun uang. Hal tersebut berlanjut hingga hari tua, anak-anaknya sukses dalam pendidikan tinggi.

“DWI” – Kelompok II : Mereka adalah yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini mengutamakan uluran tangan dan inspirasi orang kedua. Baik itu lingkungan keluarga, maupun sahabat dan masyarakat Dengan dukungan merekalah semua usahanya akan berjalan. Walau pada umumnya orang “Kasadasa” jarag kekurangan uang, tetapi tanpa usaha yang keras, tidak akan berhasil meningkatkan tingkat sosialnya.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pada kelompok ini agak kurang baik keberuntungannya. Setiap langkah-langkah yang dikerjakan selalu mengalami kegagalan, walaupun tidak berarti bangkrut sama sekali, tetapi selalu mengalami kegagalan. Namun orang “Kasadasa” mempunyai sifat tabah, ulet dan disiplin militer yang kuat, setelah umur mencapai 30 tahun khususnya Selasa Kliwon, Kamis Pond an Sbtu Paing, maka keadaan ekonominya akan meningkat baik sekali. Bahkan kalau ulet dan hemat akan mencapai keberhasilan juga di hari tuanya.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu.

Dalam perhitungan Astrologi Jawa, ada saat-saat ketika orang mengerjakan sesuatu berhasil dengan baik, tetapi ada hari-hari yang lain, bila untuk mengerjakan sesuatu mengalami kegagalan. Tentu saja setelah mengalami uji coba berkali-kali, hasilnya merupakan kesimpulan Parapsikolog.

Berdasarkan penelitian Horoskop Jawa maka saat terbaik untuk melakukan pekerjaan yang terpenting adalah pada tanggal 5 Desember, karena pada saat itu kulminasi, lebih-lebih kalau pada saat itu tanggal jatuh pada hari Selasa, itu lebih baik lagi.

Setidaknya usahakan segala yang terpenting jatuhkan pada tanggal 5 Desember, karena pada saat itu turun Pancaran dan Limpahan Rahmat Ilahi, dampaknya terbukalah kiat kemudahan upaya apa pun yang semula mengalami kesulitan.

Tanggal 5 Desember itu berjalan terus setiap tahunnya, artinya setiap tahun ada Pemberkahan Agung. Hal ini khususnya bagi kelahiran mangsa “Kasadasa”.

J. Hobi.

Bagi orang kelahiran mangsa “Kasadasa” ada beberapa hobi yang patut diketengahkan di sini antara lain :

Melukis, baik Natur maupun Abstrak
Musik, baik Rock maupun Pop
Membaca, Fiksi maupun Non-Fiksi dan Sastra
Mengarang dan Koresponden
Seni pentas
Panjat tebing

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat).

Orang kelahiran mangsa “Kasadasa” sebenarnya dekat jodohnya, baik itu pria maupun wanita. Tetapi pada umumnya akan menikah setelah umurnya lebih dari 29 tahun, hal itu terjadi karena dia merasa ikut bertanggung jawab terhadap masa depan adik-adiknya.

Hari-harinya diperuntukan memikirkan
keluarga, membantu mencari uang sekolah bahkan memikirkan masa depan adik-adiknya. Setelah semua tuntas barulah dirinya sendiri dipikirkan.
Padahal orang “Kasadasa” bukanlah orang yang tidak mempunyai gairah seks. Baik laki-laki maupun wanita “Kasadasa” mempunyai gairah seks yang cukup tinggi, termasuk hangat dalam permainan ranjang.

Bagi orang kelahiran mangsa “Kasadasa” jodohnya adalah dengan kelahiran mangsa “Karo”, kemudian dapat pula berjodoh dengan kelahiran mangsa “Kanem”, tetapi dengan orang “Kasadasa” pun dapat pula terjadi dan Harmonis.

Tentu saja tidak menutup kemungkinan perkawinan dengan mangsa-mangsa yang lain. Kalau terjadi, menurut para Pakar Astrologi Jawa, akan mendatangkan ketidak Harmonisan. Sering rebut, tidak saling terbuka, saling mencurigai. Walhasil terjadilah perceraian atau pisah ranjang. Sedapat mungkin harus di hindari bentuk perkawinan tersebut.

L. Batu Permata .

Ada beberapa batu permata atau batu aji yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Kasadasa” adalah sebagai berikut :

Amathyst (Kecubung Asihan)
Batu permata ini mempunyai sinar ungu kemilau, baik sekali bagi orang “Kasadasa” yang mempunyai sifat ingin memimpin, agar pengaruhnya disayang atau dicintai orang lain.
Selain itu mempunyai khasiat pula untuk mencegah mabuk minuman keras, menolak bahaya racun, dan mencegah sakit jantung.

Aquamarin (Sinar Laut Hijau)
Batu permata ini baik sekali kilauannya seperti kemilaunya laut arafuru, indah dan mengesankan rasa damai serta anggun. Selain keindahan sinarnya, mempunyai khasiat mencegah penyakit liver, peyakit pencernaan dan penyakit badan lemah.

Intan (Diamond)
Intan dinamakan juga batu mulia karena mempunyai harga yang lebih tinggi daripada batu-batu permata lainnya. Diamond yang asli mempunyai harga standard yang cukup tinggi. Biasa dipakai oleh orang-orang kaya, para bangsawan, Raja atau orang-orang terkemuka. Kilauannya sangat indah, dapat memancarkan sinar yang beraneka warna, kalau dipkai untuk permata anting tampak sinarnya bagaikan tetes dari telinga. Khasiatnya menolak segala ilmu hitam, dan menentramkan pikiran.

Badar besi (Heliotrope)
Badar besi batunya hitam dan kalau didekatkan magnet dapat melekat. Biasanya yang memakai batu ini adalah kaum pria, untuk batu ali (akik) atau permata cincin. Pemakainya tampak jantan, kalau dipandang dari segi khasiat, maka batu ini mempunyai pengaruh meningkatkan keberanian terhindar dari di hinakan orang dan meningkatkan kewibawaan.

M. Warna Yang Serasi .

Ada beberapa jenis warna yang cocok bgi kelahiran mangsa “Kasadasa”

Merah tua
Kuning
Dua jenis warna itu adalah warna ideal yang dapat untuk busana maupun interior dalam rumah dan karpet lantai.

N. Bunga .

Bunga yang cocokdan membangkitkan gairah hidup bagi orang “Kasadasa” adalah bunga :

Bunga mawar merah
Gradiol merah tua
Lilly kuning

Itulah bunga-bunga bagi orang “Kasadasa”. Seorang akan mendatangkan pengaruh mistik dan dampaknya mengembangkan daya kehidupannya.

Demikianlah uraian tentang beberapa hal yang terpenting bagi kelahiran mangsa “Kasadasa”. Mangsa “Kasadasa” lamanya orbit 24 hari, dari tanggal 27 Maret samapai dengan 19 April, menduduki langit belahan Utara, bertepatan saat itu, ada beberapa Wuku masuk dalam pengaruh mangsa, ialah Wuku Warigagung (8) Razi Aries, Wuku Marakeh (18) dan Wuku Kulawu (28). Antara bulan Agustus – Januari dapat terlihat diatas langit, walaupun pada masa itu tidak berpengaruh dalam kehidupan orang “Kasadasa”.

Karena yang mempunyai arti bagi kehidupan mangsa “Kasadasa” adalah 27 Maret – 19 April. Dengan Candra “Tertutup pintu hatinya”. Seperti juga motto orang “Kasadasa” “Hari esok milik orang yang tekun di hari ini”.



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa Kasanga (2 Maret – 26 Maret).

Secara Umum– Mangsa “Kasanga”

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kasanga” pada saat itu bertepatan pada musim hujan. Candranya “Tersiar Berita Bahagia”, secara umum memiliki sifat seperti angin, orang “Kasanga” mempunyai kesenangan berpergian jauh. Seolah angin yang meniupnya sampai kemana-mana.

Dia sangat menyenangi pemandangan alam yang indah. Juga mengagumi hal-hal yang penuh misteri, khususnya alam gaib. Sering pula angan-angannya terhembus angin jauh entah kemana.

Hidupnya antara alam nyata dan alam khayal. Sehingga memerlukan ada yang memacu dirinya untuk berbuat secara nyata. Dia sering menolong kawan-kawannya yang sedang bertengkar, tetapi suatu ketika dia sendiri kalau diganggu orang , pilih mengalah. 

Dengan sikap yang lemah lembut, kebaikan-kebaikannya untuk menolong sesama itu menyebabkan dia sangat disenangi dalam pergaulan. Begitu besar sayangnya, sampai kawan-kawannya pun bersedia melindungi.
Kuran berani mengutarakan pendapatnya, hal itu disebabkan dia khawatir kalau apa yang diutarakan itu menjadi bertambah runyam. Itulah kebiasaanya berkhayal menurut imajinasinya, padahal kenyataannya mungkin tidak demikian. Sehingga orang “Kasanga” kelihatan seperti orang pendiam. Padahal yang sebenarnya tidak demikian, dia ingin banyak bercerita dan membagi pendapat. Pengaruh angin yang sangat kuat menguasai dirinya, sehingga dia seolah terombang-ambing.
Orang “Kasanga” mempunyi dasaar kebaikan hati “Membela kebenaran dan kebaikan”. Sifat dasar yang baik itu akan hilang kalau tidak ada yang membibingnya. 

Karena ada pula sifat bimbang dalam segala hal. Sifat bimbang itu akan berkepanjangan kalau dia hidup di lingkungan yang tidak menentu, artinya kalangan yang beragam keadaan penghuninya, misalnya ditempat-tempat yang kumuh dan berjubal dengan berbagai tingkat latar belakang sosialnya, pendidikan dan karakter.

Sejak masih dini orang tua memegang peran penting atas sifat anaknya yang “Kasanga” tersebut. Harus dibimbing dengan penuh bijaksana. Karena anak “Kasanga” juga tidak dapat dengan mudah menerima teguran dan perintah. Kalau dia mendapat kekerasan , maka kekerasan itulah yang akan tersimpan dalam memori bawah sadarnya. Bisa saja dia juga akan menjadi orang yang keras dan brutal.

 A. Keadaan Fisik .

Orang kelahiran Mangsa “Kasanga” mempunyai keistemewaan dalam bentuk tubuhnya gemuk dan tidak begitu tinggi seperti umumnya orang dewasa. Walaupun oang “Kasanga” berbadan gemuk, tetapi tidak kelihatan berotot, jadi mulus saja. Walaupun ada pula yang normal postur tubuhnya seperti pada umumnya orang dewasa dan berotot. Tetapi hal itu hanya berjumlah sedikit, artinya terkecualikan.

Penampilan orang “Kasanga” tenang dan beribawa. Wajahnya tampak sendu. Kakinya juga tidak begitu kuat, maka dianjurkan untuk melatih diri agar kuat untuk berjalan jauh. Senam, lari pagi maupun olah raga bersepeda santai dapat melatih kekuatan kakinya. Juga selalu memperhatikan kesehatannya dengan minum jamu daun pepaya unutk menjaga kesehatan perutnya.
Bagi wanita “Kasanga”, mempunyai keistimewaan pada payudara. Bentuk payudaranya lebih besar dari umumnya, bahkan pinggulnya istimewa pula besarnya.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak kelahiran Mangsa “Kasanga” pada umumnya senang merenung atau melamun, hatinya mudah tersinggung. Sering kali berbuat sesuatu yang bertentangan dengan apa yang diucapkannya. Anak “Kasanga” senang kepada kedamaian, selalu mengalah. Walaupun dalam hatinya tertekan. Dia gampang sekali terpengaruh keadaan di sekelilingnya.

Bila semua perbuatannya dilarang secara keras, pada masa dewasanya dia menjadi pemuda minder.
Anak “Kasanga” mempunyai kesenangan dalam bidang sosial, senang menolong orang lain, hatinya sangat perasa dan mulia. Tidak sampai hati kalau melihat orang lain menderita. Tetapi sifat yang demikian mulia itu harus diarahkan, sehingga dapat menyalurkan sifatnya itu untuk hal-hal yang benar-benar mulia. Jangan sampai disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Karena dapat juga dengan memanfaatkan sifat yang lemah-lembut dan sosial itu untuk kepentingan orang lain. Dia dapat masuk kedalam jerat manipulasi terselubung suatu gerakan sosial. Oleh karena sifat orang “Kasanga” itu tidak menaruh curig keapda akal licik orang lain. Semua orang dianggap sejujur dan semulia dia. Yang perlu diketahui benr adalah sifat anak “Kasanga”, dalam memutuskan sesuatu tidak bisa mantap, karena selalu bimbang. Maka kelemahan ini harus disadari, sehingga dapat menghadapi kenyataan hidup penuh semangat dan optimis, harus berani menghadapi kenyataan hidup apa pun resikonya. Tetapi perkembangan jiwanya akan berubah, semua tingkah dan sifat yang tanpa pehitungan dengan bertambahnya usia.

Tinngkat kejiwaan itulah yang akan menunjukan kiat kehidupan, romantika hidup. Harus memilih lingkungan hidup yang baik, kawn bekerja yang bijak dan arif, maka orang “Kasanga” pun akan terpengaruh olehnya. Tetapi kalau lingkungan kawan sekerja yang bermalas-malas, maka begitu pulalah orang “Kasanga” keadaannya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Bagi orang “Kasanga”, pada tingkat kehidupannya masa remaja. Tiada hal-hal yang jauh berbeda dengan masa kanak-kanak. Hanya saja pada masa remaja, akal dan fikirannya sudah muali berfungsi. Segala langkah dan perbuatan banyak digerakan oleh program bawah sadar.

Tetapi sifat berangan-angan yang negatif dan otak-atik fikirannyayng pesimis, selalu masih bermunculan dan mengganggu kehidupannya. Rasa khawatir masa depan yang suram dan kemiskinan, adalah fikiran khayalannya yang paling utama. Oleh karenanya pemuda “Kasanga” tampak selalu murung dan takut menghadapi masa depan.

Senang menolong orang lain , meyenangkan hati orang, berani berkorban, senang mengalah dan ramah kepada siapapun dengan penampilan yang tampan, menarik serta tutur kata lembut. Itulah remaja “Kasanga” dalam pergauulan sehari-hari dikancah kehidupan yang penuh keganasan. Maka disarankan bagi remaja “Kasanga” untuk mengerti jati dirinya, agar sepak terjang dan langkahnya dapat terkontrol agar tak terkena dampak pergaulan bebas.



D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Anak-anak maupun Remaja kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai ciri khas yang sangat menonjol adalah sikapnya yang pembimbang seolah terhembus angin. Tetapi sifat yang baik khas orang “Kasanga” adalah senang menolong seseorang diluar batas dan berlebih-lebihan.

Memberikan bantuan biaya pengobatan untuk kawannya yang sakit, hingga benar-benar si penderita itu sembuh. Itulah ciri khas orang “Kasanga” yang menginginkan semua yang dikerjakannya harus tuntas.
Adapun cirri khas orang “Kasanga” yang kurang baik, adalah sifat ragu-ragu, dualism dan gampang terpengaruh oleh keadaan lingkungannya. Tidak dapat mengontrol diri dan tidak berani menghadapi kenyataan yang pahit, seolah lesu darah dan menyerah.
Padahal kalau dia sadar, bahwa dirinya mempunyai pengaruh Angin, maka dia harus optimis karena mempunyi kemampuan untuk menyapu bersih apa saja yang menghalangi dan tidak disukainya. Membela kebenaran adalah topiknya.

E. Ikatan Persahabatan .

Orang kelahiran mangsa “Kasanga” pada umumnya banyak mempunyai sahabat. Sahabat-sahabat orang “Kasanga” sangat setia dan sifatnya melindungi.

Karena mereka menganggap orang “Kasanga” memerlukan perlindungan. Mereka sayang, karena sifat lemah lembut, ramah, pengalah dan wajah yang syahdu.
Namun begitu sahabat yang benar-benar cocok bagi orang kelahiran “Kasanga” adalah orang kelahiran mangsa “Kaso” kemudian dengan orang kelahiran mangsa “Kalima”.
Dalam pergaulan orang “Kasanga” dapat dikatakan tidak pernah berkelahi, dia lebih baik mengalah. Kalau dia terpojok oleh lawan yang benar-benar memusuhi dan akan mencelakainya, tanpa terduga dia dapat mengatasi kasusnya itu dengan sempurna. Sehingga lawannya membatalkan niatnya bahkan dapat berbaik-baik.

F. Keadaan Kesehatan .

Adapun keadaan kesehatan orang mangsa “Kasanga” ini mempuyai kondisi tubuh yang lumyan. Hanya saja baginya kemungkinan dapat terserang penyakit paru-paru basah. Karena sifatnya yang pemurung, ngeluyur malam atau merenung berkepanjangan, bahkan kondisi badan tidak diperhatikan. Kelemahannya adalah pada alat pernafasan dan paru-paru.

Selain itu ada pula beberapa penyakit sakit kulit, Gatal-gatal, Bisul bahkan kelamin, penyakit tulang atau reumatik. Khususnya kelemahan sendi-sendi kaki. Bahkan pada usia diatas 30 tahun dapat terserang kelumpuhan.
Tentu saja dalam bidang kesehatan, lebih utamamencegahnya daripada mengobati. Pencegahan untuk sakit paru-paru adalah berfikir positif jangan banyak berangan-angan yang bukan-bukan. Gizi dan Vitamin, dengan makan teratur dan jangan meninggalkan sayur serta buah yang mengandung Vit-C. Keteraturan hidup dan juga rileks, tidur teratur pula. Tentu saja semua ini sulit dilakukan bagi orang “Kasanga”, tetapi dengan kesungguhan dan tekad yang kuat untuk masa depan, pasti akan berhasil.
Selain itu diperlukan pula senam, atau berolahraga dengan teratur. Dapat memilih olahraga yang cocok, khususnya untuk pemeliharaan urat kaki dan pinggul.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Para Pakar Astrolog Jawa telah membagi 3 (Tiga) Kelompok dari kelahiran Mangsa “Kasanga” dalam kelompok hari kelahiran –nya. Mereka itu adalah sebagai berikut.
“EKA” – Kelompok I : Mereka yang terlahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir pada hari tersebut ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya.

Sebagai Karyawan/Pegawai bidang Humas, menjadi pengarang, Kolomnis atau Wartawan, dapat juga profesi sebagai Paragnos/Paragnosa. Tetapi pekerjaan yang sesuai dengan jiwa dan hobi senang bergerak dan berpergian ialah sebagai Wartawan atau Koresponden dari Mass media maupun electronik. Maka bidang pekerjaan Wartawanlah yang akan mengantarkan anda dalam kesuksesan karier.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Bidang pekerjaan yang cocok dan akan mengantarkan sukses karier dalam profesi ahli Kejiwaan (Psikologi). Profesi ahli Kejiwaan itulah pekerjaan yang paling cocok. Tetapi selain dari pekerjaan itu, ada pula beberapa bidang pekerjaan yang cocok : Travel Biro dan Parawisata, bekerja pada Apotik, Toko Obat, Jamu, Night Club, Pub, Tempat hiburan lainnya, Hotel.


“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka ini cocok dalam bidang pekerjaan di Perkapalan. Tetapi ada beberapa pula pekerjaan yang cocok ialah sebagai Karyawan pada Galangan kapal, diperusahaan apa saja, dapat juga sebagai Mandor maupun bagian Gudang. Namun yang paling cocok adalah pekerjaan dalam bidang Perkapalan, pekerjaan itulah yang akan meningkatkan kariernya.


Demikian pendataan pekerjaan yang cocok yang akan mengantarkan orang “Kasanga” kepuncak kariernya. Semoga diteliti dan dipertimbangkan dengan benar dan baik-baik.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Pendapatan berikut ini adalah untuk orang “Kasanga”, hal-hal yang menyangkut dengan penghidupannya. Tetapi Astrologi Jawa dalam menentukan keadaan penghidupan orang “Kasanga”, mengadakan penelitian dengan mendata lewat hari kelahiran dalam 3 (Tiga) kelompok kelahiran, sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kelompok pertama ini keadaan Rejeki dan Penghidupannya yang cukup baik, rejekinya banyak. Tetapi sayangnya mempunyai jiwa social yang berlebihan menjurus pemborosan. Walaupun begitu, orang “Kasanga” kelompok ini, selalu ada saja yang mentransfer uang padanya. Tetapi kalau sampai umur 30 tahun keatas tidak mau koreksi diri dan mengubah cara hidup, maka pada hari tuanya akan mengalami kemelaratan tanpa ada yang mempedulikan.

“DWI” – Kelompok II : Mereka adalah yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini, adalah orang “Kasanga” yang bernasib kurang baik. Bila telah mencapai rejeki lumayan, ada-ada saja gangguan dan pemborosan yang harus dilakukannya. Nasibnya itu akan terus berlangsung hingga berumur 36 tahun. Barulah pada usia 42 tahun keatas dapat memperbaiki jenjang ekonominya, untuk bekal hari tua dan keturunannya. Walaupun dalam bidang ekonomi mungkin membaik, tetapi ganti mengalami kerepotan dalam rumah tangga (Keluarga). Kurang bahagia dalam keharmonisan berkeluarga. Anak dan istrinya seolah memusuhinya. Kembali kepada sifat orang “Kasanga”, walaupun dia menderita tetapi dapat tersungging senyuman di bibir.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang terlahir pada hari tersebut, mempunyai keberuntungan sosialny sangat baik. Adalah tergolong kelompok orang “Kasanga” yang selalu mendapat keberuntungan. Segala usahanya selalu berhasil. Tidak pernah kekurangan uang. Lebih-lebih setelah menikah, rejekinya lebih baik, bahkan dapat diibaratkan “Selalu diberkahi Tuhan” artinya segala usahanya mendatangkan uang yang berlimpah-limpah.

Pada usianya yang telah lanjut 40 tahun keatas, rejekinya terus menumpuk bahkan dihari tua dapat menjadi orang kaya dan sosiawan. Bahkan ada yang mendirikan Rumah Yatim Piatu untuk menyalurkan desakan jiwa sosialnya.

I. Saat Yang Tepat Untuk mengerjakan Sesuatu .

Mangsa “Kasanga” mempunyai saat-saat yang baik untuk melakukan suatu pekerjaan yang besar atau utama bagi kepentingan orang “Kasanga”.
Saat terbaik dalam setiap tahunnya, jatuh pada tanggal 12 Mei sampai dengan 9 Juni.

Pada saat-saat itu seolah “Cipta Jadi”, apa yang direncanakan
dan dikerjakan selalu berhasil. Lebih-lebih kalau dalam tanggal-taggal tersebut, mempergunakan hari Kamis, Selasa dan MInggu. Tetapi yang terbaik adalah pada hari Kamis, untuk memulai pekerjaan yang terpenting maka akan berhasil.

j. Hobi .

Hobi kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai beberapa hobi antara lain sebagai berikut :

Barang-barang seni, khususnya Melukis
Makanan enak
Perjalanan/Bertamasya dan Berbelanja
Membaca buku apa saja, khususnya Spiritual
Bergaul dengan siapa saja.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Orang kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai calon pasangan hidup yang sesuai dan cocok adalah dengan kelahiran mangsa “Kaso”. Dalam kehidupan berumah tangga dapat mencapai keharmonisan, kedua belah pihak saling dapat menyesuaikan diri. Tidak ada pertengkaran yang berarti, sampai mencapai hari tua.

Tetapi ada pula beberapa calon yang dapat menjadi jodohnya, mereka itu adalah orang-orang yang terlahir pada mangsa “Kalima” atau kelahiran mangsa “Desta”, baik pula dengan sesama kelahiran mangsa “Kasanga”.
Apa yang telah diutarakan oleh para Pakar Asrtrologi Jawa tersebut, tidak menutup kemungkinan terjadinya pernikahan dengan Mangsa/Zodiak lain. Hanya saja pernikahannya akan mengalami keretakan-keretakan, sehingga mengurangi keharmonisan suatu pernikahan. Walaupun orang “Kasanga” akan tersenyum menghadapi kegetiran pernikahan atau rumah tangganya itu.
Orang “Kasanga” dalam memilih jodoh tidak melalui perkenalan langsung. Dia akan mengalami kesulitan dalam perkenalan pertama dengan lain jenisnya. Maka pada umumnya, perkenalannya dengan calon pasangan hidup, melalui perantara orang lain.

Orang “Kasanga” dalam hal permainan ranjang cukup baik dan bervariasi. Hal itu dapat terjadi karena orang “Kasanga” mempunyai daya khayal yang tinggi. Tetapi sebenarnya tidak menggemari permainan ranjang. Lebih senang bercumbu, hal itu akan menentramkan hatinya.
Orang “Kasanga” mempunyai rasa bertanggung jawab yang sangat kuat terhadap keluarganya. Begitu pula laki-laki “Kasanga” mempunyai andil yang sangat besar dalam mendidik anak-anaknya, dan sabar. Sehingga anak-anaknya pun mendapat bimbingan yang cukup.

L. Batu Permata .

Ada beberapa jenis batu permata yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Kasanga”. Selain sebagai permata aksesoris batu permata mempunyai khasiat yang sangat berguna bagi si pemeilik yang mempercayainya.
Adapun batu permata yang cocok bagi orang “Kasanga” sebagai berikut :

Blue Sapphire (Saffir Biru)
Selain indah untuk aksesoris, berkhasiat juga sebagai menolak racun, penyakit menular, sakit kulit, sakit panas dan melindungi mata dari kerusakan penyakit cacar.

Amethyst (Kecubung Kasihan)
Batu permata ini indah, warna ungu, ungu muda atau ungu tua kemerahan, lebih tampak indah kilaunya kalau digosok faset berlian. Sebagai aksesori sangat indah dan mempunyai perbawa lembut dan mendatangkan rasa kasih. Selain itu juga mempunyai khasiat untuk mencegah mabuk minuman keras, menolak bahaya racun, keracunan dan mencegah sakit jantung.

Emerald (Batu Jamrud Hijau)
Batu aji Jamrud hijau ini yang bagus dapat mencapai Puluhan Juta Rupiah dalam ukuran sebesar biji asem. Bagi yang percaya Jamrud mempunyai khasiat mencegah sakit kepala.

M. Warna Yang Serasi .

Bagi orang Mangsa “Kasanga” ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal baginya, antara lain :
Hijau, Merah Tua, Hitam, Putih, Biru Tua dan Abu-abu.
Adapun warna yang paling cocok adalah Abu-abu. Warna yang ideal di sini, adalah warna yang paling tepat dan apik dipakai oleh orang kelahiran mangsa “Kasanga”. Termasuk juga warna untuk interior rumahnya.

N. Bunga .

Ada beberapa jenis bunga yang dapat membangkitkan semangat bahkan dapat mendatangkan inspirasi bagi orang “Kasanga” adalah bunga :

Melati

Lily Putih

Gradiul, Suflir, Anggrek Scorpio

Mawar Merah Tua, Mawar Margareta

Gardena atau Ceplok Piring.

Demikian data-data mangsa “Kasanga” baik kehidupan dan penghidupan secara umum. Mangsa “Kasanga” berorbit 25 hari lamanya. Dalam orbitnya menempati langit disebelah Barat Laut. Akan bertemu dengan Wuku Tolu (5), Piesces, Wuku Bala (25), dan Wuku Julungpujud (15). Dalam perjalanan 25 hari itu, ditandai dngn candra “Tersiarnya Berita Bahagia”.

Pada mangsa itu adalah musim Buah-buahan dan Bulir-bulir Padi pun telah berisi bahkan ada yang telah menguning. Merupakan berita bahagia bagi orang “Kasanga” pada sekitar tanggal 12 Mei – 9 Juni adalah pemberkahan agung.



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa Kawolu (4/5 Pebruari – 1 Maret)

Mangsa  Kawolu  (4/5 Pebruari – 1 Maret)

Secara Umum– Mangsa “Kawolu”

Orang yang terlahir pada tanggal 4/5 Pebruari – 1 Maret, termasuk kelahiran Mangsa “Kawolu” dengan kiasan “Merana di-Dalam Hati, Menangis Bathin.” Lamanya orbit 27 hari. Walaupun menangis dalam bathin, atau sedih tetapi suatu keberuntungan bahwa pancaran dari Mangsa “Kawolu”, yang selalu hangat dan keras.

Sifatnya keras dan cepat marah, tetapi cepat pula reda setelah menyadari bahwa tidak ada tempatnya dia marah.
Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” sungguh sangat beruntung karena dapat pula memiliki watak yang terpuji, terutama sifat yang mulia dan peduli dengan lingkungannya. Sehingga dengan demikian maka masyarakat pun segan padanya. Maka masuk akal kalau golongan orang Mangsa “Kawolu” ini banyak yang menjadi pemimpin masyarakat atau pemimpin organisasi massa. Perjuangannya benar-benar tanpa pamrih dan tanpa ambisi pribadi. Dia hanya ingin menegakkan keadilan dan kebenaran.

Perjuangannya kepada lingkungan di tempat dia bergaul adalah untuk memperjuangkan dan membantu segala kesultian bagaimanapun rumitnya. Dia tidak akan berhenti berjuang dan memperjuangkan nasib orang-orang yang menderita. Karena dia ingin mengenyahkan segala sifat jahat dan ketimpangan-ketimpangan dalam kehidupan di masyarakat.
Maka tidak mengherankan pula kalau orang Mangsa “Kawolu” sering terlibat dalam suatu gerakan massa. Hatinya lembut penuh kasih saying, tetapi mudah terbakar amarahnya kalau mendengar sesuatu yang tidak benar.

Begitu pula di dalam kalangan keluarganya sendiri, dia termasuk keras dan disiplin tetapi penuh kasih saying dan pengertian. Dalam pergaulannya dengan sahabat dan kawan-kawannya pun, dia akan berbuat keras bila menganggap ada suatu yang tidak senonoh. Tetapi bila ternyata dia salah paham dan keliru menuduh seseorang, maka dia dengan sifat jantan mengakui kesalahannya dan mau pula minta maaf.

Dengan sifat-sifat yang terpuji dan teruji itulah dia sangat disegani dan beribawa di lingkungannya. Kelebihannya adalah karena orang Mangsa “Kawolu” mempunyai motto “Belajar Seumur Hidup” tidak ada hentinya belajar dan menimba ilmu, dari guru maupun dari buku.
Budi bahasanya halus, lagi pula dapat menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Baik itu kalangan bawah, menengah, maupun atas dia dapat menyesuaikan diri.

Bersahabat dengan orang Mangsa “Kawolu” sungguh sangat menyenangkan. Karena kesan-kesannya yang menarik itu banyaklah orang yang hormat padanya. Sehingga dia selalu terkemuka walaupun bukan dia yang menonjolkan diri ke muka. Sebenarnya orang Mangsa “Kawolu” tidak mempunyai ambisi untuk terkemuka atau jadi pemuka. Yang jadi ambisinya adalah “Membasmi kejahatan dan menegakkan keadilan dan ketentraman di muka bumi ini”. Hal ini tersirat dalam pergaulan sehari-hari, sering membantu orang kesusahan dan membela orang yang lemah dan tidak bersalah.

A. Keadaan Fisik .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawoulu” mempunyai bentuk fisik yang sangat bagus. Baik Laki-laki maupun Wanita yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” ini pada umumnya berparas tampan dan cantik.

Potongan tubuhnya sedang, dahinya lebar berbentuk persegi. Berhidung mancung, Mata bulat, Dagu bak lebah bergantung, Daun telinganya lebar dan tebal. Dengan sepasang sepasang bibirnya yang cukup manis kalau tersenyum dan sangat memukau saat berbicara.

Tidak mengherankan kalau orang Mangsa “Kawolu” sangat menarik dalam pergaulan, kata-katanya sangat enak di dengar. Langkah kakinya tampak mantap, menggambarkan kemantapan hatinya.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Sejak masih kanak-kanak Mangsa “Kawolu” jiwa penolongnya sudah tampak benar. Karena anak-anak Mangsa “Kawolu” tidak pernah membeda-bedakan antara kawan satu dengan kawan lainnya. Mana yang dipandang memerlukan bantuannya dia akan membantunya.

Dimana tempat anak Mangsa “Kawolu” selalu gampang mencari kawan. Gampang bergaul dan dimana-mana disenangi, karena anak Mangsa “Kawolu” pada umumnya pandai berbicara dan pandai bercerita.

Walaupun masih usia anak-anak tetapi dapat mengerjakan banyak pekerjaan yang umumnya dikerjakan oleh orang dewasa dengan sempurna. Begitu pula perhatiannya dalam bidang pendidikan sangat tinggi, kesempatan belajarnya selalu di manfaatkan sebaik-baiknya. Seperti juga fasilitas perpustakaan di sekolah maupun perpustakaan umum dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencari buku-buku yang di pandangnya dapat menambah khasanah wawasan pengetahuannya.

Ada beberapa yang istimewa pada anak-anak Mangsa “Kawolu”, istimewanya atau yg paling menonjol karena sebagian besar dari anak-anak Mangsa “Kawolu” sejak usia muda sudah mulai terangsang seksnya. Bahkan adapula yang sejak usia 9 tahun sudah mulai terangsang gairah seksnya. Hal ini yang memerlukan perhatian khusus dari pihak orang tua untuk pengarahannya.

C. Keadaan Masa Remaja.

Pada tingkat usia ini, Jiwanya mulai berkembang. Pikirannya mulai dipergunakan walaupun masih mengutamakan perasaannya. Tetapi akal budinya mulai dapat dipergunakan semestinya. Sehingga banyak hal yang mungkin dapat merugikan dirinya dapat dikurangi. Walaupun dihilangkan sama sekali tidak dapat. Karena orang Mangsa “Kawolu” lebih mengutamakan “Perasaan” daripada Pikirannya.

Kawan-kawannya lebih banyak dan mereka sangat bergantung padanya, semua itu dapat terjadi karena orang Mangsa “Kawolu” lebih banyak menolong, baik tenaga maupun uang. Hatinya penuh rasa welas asih terhadap orang lain. Kalau sudah membantu orang tidak lagi memperhitungkan untung dan ruginya. Pertolongan yang diberikannya itu benar-benar tanpa pamrih. Tetapi yang ditolongnya justru malah menyakitkan hatinya bahkan ada yang sampai hati menipuny Orang Mangsa “Kawolu” tidak akan merasa dendam atau marah, tetapi dia akan bersedih hati dan menangis. Sedih dan menangis karena merasa dirinya tidak mampu berbuat banyak untuk menolong sesamamnya.

Tetapi untuk selanjutnya dia tidak akan berbuat apa-apa lagi terhadap orang yang mengecewakan dirinya itu. Tetapi hal itu tidak akan berjalan lama. Karena begitu orang tadi mau minta maaf, maka tidak ada masalah lagi. Hubungan kembali baik, bahkan akan lebih baik lagi daripada hari-hari sebelumnya.

Kelemahan bagi orang Mangsa “Kawolu” adalah pada tulang belakang dan mata. Dengan demikian akan lebih tahu rahasia kelemahan pribadi. Maka dia akan lebih berhati-hati ketika membaca buku, karena hobinya membaca buku sangat besar sekali. Maka dia harus selalu membaca buku dengan duduk yang benar dan dengan penerangan yang cukup. Sehingga tulang punggung tidak terganggu begitu pula dengna cukup penerangan tidak akan mengganggu mata.

Disamping itu juga senam atau berolahraga merupakan suatu upaya penjagaan kesehatan yang utama dan baik. Ada pula petunjuk untuk menghindarkan gangguan mata adalah “ dengan Minum Air sari wortel dan Madu setiap Pagi untuk Beberapa Minggu sekali secara teratur”.
Kembali lagi tentang sifat pemurah dan pemarah. Dua sifat yang sebenarnya saling bertentangan itu tetapi satu hakikinya. Pemurah artinya memberikan sesuatu kepada orang lain, Pemarah artinya mudah memberikan kemarahan kepada orang lain. Dia sangat marah kalau menyaksikan ada pengganggu dating mengusik orang lain, begitu pula dia akan marah menyaksikan suatu kepalsuan. Maka akan dibelanya mati-matian orang yang benar dan tertindas. Sifatnya tidak senang menyerah terhadap kesulitan, walau seberapa pun sulitnya. Di samping itu dia juga senang bergurau dan marah, serta banyak senyumnya.

D. Ciri Khas Yang Mencolok.

Orang yang kelahiran Mangsa “Kawolu” mempunyai beberapa Ciri Khas yang menarik, diantaranya ialah berkorban demi orang lain. Dapat menyembunyikan penderitaan bathinnya sendiri, yang bersamaan dengan itu dia harus menolong orang lain, tanpa mempedulikan risiko yang mengancam dirinya sendiri. Dengan demikian sering sekali ada pihak-pihak lain yang memfitnah-nya, gossip dan kepalsuan yang merugikan.

Tetapi orang Mangsa “Kawolu” tetap saja berani menghadapi tantangan apapun untuk tetap membantu dan membahagiakan orang lain. Berani mengemukakan pendapatnya walaupun mendapat tantangan dan hinaan dari masyarakat sekelilingnya. Yang nantinya setelah terbukti pendapatnya itu benar, dia akan dikagumi dan disanjung orang. Maka orang Mangsa “Kawolu” akan menghindar, karena dia tidak mengharapkan sanjungan dan pujian itu. Karena keluhuran jiwanya disertai pancaran matanya yang penuh wibawa dan kelembutan wajahnya dengan senyum yang memukau, dapat menentramkan hati orang gila yang sedang mengamuk. Kemudian dapat dibujuk dan menurut untuk mendapatkan perawatan.

Walaupun begitu dapat pula terjadi bahwa orang Mangsa “Kawolu” bersifat keras dan pemarah serta senang mencampuri urusan orang lain yang bertujuan ingin menjadi penengah dan mendamaikan.
Walaupun begitu, kalau kurang berhati-hati dalam pergaulan sejak kecil dapat berbalik menjadi penjahat. Dapat menjadi orang yang diperalat dengan memanfaatkan kelebihan-kelebihan orang Mangsa “Kawolu” tersebut. Kewaspadaan perlu selalu ditanamkan kepada orang Mangsa “Kawolu”, khususnya bidang Agama, budi pekerti luhur dan kesadaran bermasyarakat.

E. Ikatan Persahabatan .

Orang Mangsa “Kawolu” ini banyak sahabatnya, karena didalam pergaulan orang Mangsa “Kawolu” sangat menyenangkan dan menarik simpati orang lain. Sehingga banyak sahabatnya. Semua itu dapat terjadi karena orang Mangsa “Kawolu” tidak pernah bertengkar dengan orang lain, berjiwa tenang, sabar, baik hati, dan setia kawan.

Dia mempunyai kepekaan bathin yang kuat, berbakat menjadi paranormal. Dia dapat mengetahui kalau ditipu, walaupun dia tidak akan membongkar kasus itu kepada orang lain bahkan dia bersikap seolah tidak mengetahuinya. Sahabat yang dapat seia-sekata dengan orang kelahiran Mangsa “Kawolu” adalah orang kelahiran Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober). Disamping itu juga cocok dengan kelahiran Mangsa “Saddha” (13 Mei – 22 Juni) dan kelahiran Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April) demikian sahabat yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” yang berarti sahabat yang mengerti akan dirinya.

F. Keadaan Kesehatan .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” pada umumnya jarang menderita sakit. Kalau karena penyakit, adalah penyakit umum seperti influenza dan batuk.

Bila terlalu menurutkan perasaan dan emosinya tanpa dapat mengendalikan diri dengan mengutamakan pikirannya.

Maka orang Mangsa “Kawolu” akan mudah tergelincir dan memasuki lingkran-lingkaran masalah yang menghanyutkannya dalam kesibukan dan pemerasan tenaga yang luar biasa. Karena orang Mangsa “Kawolu” tidak akan mengenal waktu kalau sudah mempunyai kesanggupan, bahkan dia mampu bekerja terus-menerus setiap hari lebih dari 18 (Delapan Belas) jam. Kalau hal itu terjadi, maka gawatlah kondisi badannya.

Gangguan yang dapat terjadi adalah pada punggungnya, matanya, bahkan dapat juga mengganggu syaraf, jantung, peredaran darah, maupun rasa pusing yang berkepanjangan.
Memang perlu diakui bahwa pada umumnya orang Mangsa “Kawolu” tahan terhadap gangguan penyakit. Tubuhnya tegap dan tegar selalu.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Bagi yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya. Tetapi berbagai bidang pekerjaan yang ada kalau dipilih akan membingungkan. Maka untuk lebih mendekatkan suatu pilihan yang tepat, maka ilmu “Horoskop-Ramalan” membaginya menjadi tiga kelompok utama, kelompok itu berdasarkan dari hari kelahirannya.

Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut :

EKA
Kelompok Pertama, adalah mereka yang terlahir hari Minggu, Rabu, dan Jumat.
Mereka ini ada beberapa pekerjaan yang cocok antaralain : Wiraswasta mengusahakan Biro Perjalan dan Pariwisata, Toko alat-alat Elektronik, Bengkel Motor dan Mobil.
Tetapi yang paling cocok adalah pekerjaan di bidang Perdagangan alat-alat Elektronik.
Dinamakan yang paling cocok, karena dengan usaha ini akan memungkinkan lancarnya pekerjaan dan karier tanpa hambatan berarti.

DWI
Kelompok Kedua, adalah mereka yang terlahir di hari Senin. Mereka ini pun mempunyai kesempatan bekerja di berbagai bidang. Diantaranya adalah sebagai Karyawan suatu perusahaan. Pemegang pembukuan, juga dapat Wiraswasta sebagai Seniman Pelukis, Penyanyi, Musik, Pengarang, atau Wartawan. Juga dapat menjadi Sekretaris, tidak pula tertutup kemungkinan untuk menjadi Mubaligh, Pendeta, atau Guru Agama. Tetapi yang paling cocok adalah sebagai Pengarang. Kalau pilihan Profesi sudah tepat, maka kariernya akan berjalan mulus tanpa hambatan yang berarti, bahkan dapat menjadi Kaya dan Ternama karenanya.

TRI
Kelompok Ketiga, adalah mereka yang terlahir hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Mereka ini mempunyai kesempatan bekerja sebagai Pegawai Negeri, Pegawai Swasta, Guru, Dosen, juga dapat terjun di bidang Politik, bahkan dapat juga sebagai Seniman Panggung Aktor atau Aktris. Bahkan dapat juga sebagai Paranormal atau Ahli Kebathinan. Tetapi Profesi yang akan mengangakat derajad dan sukses adalah sebagai Pegawai Negeri, pada jabatan yang diembannya akan terus mengalami peningkatan yang kadang luar biasa artinya tidak berkala, karena dinilai oleh Pemerintah : Berjasa, Teladan dan sebagainya hingga kariernya akan terus menjulang hingga mencapai jabatan tertinggi.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Untuk mengetahui Kehidupan orang kelahiran Mangsa “Kawolu” baik itu tentang besar kecil-nya rejeki maupun penghidupannya, maka oleh pakar Horoskop Jawa mereka itu dikelompokkan menurut hari kelahirannya. Sedangkan pengelompokan itu terdiri dari tiga kelompok sebagai berikut.

EKA
Kelompok Pertama terdiri dari hari kelahiran Minggu, Rabu, Jumat. Pada kelompok ini, mempunyai “Rejeki Yang Baik”. Mendapatkan “Sumber Uang yang tidak ada kering-keringnya”, mendapat kemudahan dalam mencari uang, bahkan sering terjadi dia mendapat rejeki yang tiba-tiba dan tidak terduga. Kalau rejeki-rejeki yang gampang tadi telah berkumpul, maka tidak mengherankan kalau orang Mangsa “Kawolu” kelompok ini dapat Kaya Raya. Walaupun begitu dia selalu memperhatikan orang tua, dan saudara-saudaranya, segala kekurangan mereka dibantunya. Bukan saja membantu Family sendiri, bahkan orang lain pun dibantunya.

DWI
Kelompok Kedua ini adalah kelahiran hari Senin. Kelompok ini mempunyai nasib agak berlainan dengan yang pertama. Ada sedikit hambatan, bersamaan dengan umur yang meningkat lebih dari 36 (Tiga Puluh Enam) tahun mulailah keberuntungannya baik sekali. Bahkan dapat mencapai suatu diluar perhitungannya, suatu yang luar biasa. Kalau Pegawai akan mendapatkan kedudukan yang tinggi, kalau Pedagang akan mendapat keuntungan yang besar sekali. Walaupun pada usia muda kurang keberuntungannya dalam datangnya rejeki tetapi tidak pernah mengalami kesulitan keuangan, karena selalu ada saja.

TRI
Kelompok Ketiga ini, adalah kelahiran hari Selasa, Kamis, Sabtu. Orang Mangsa “Kawolu” yang termasuk dalam kelompok ini, mempunyai jalan penghidupannya kurang bahagia, tidak tentram, da selalu ada-ada saja didalam rumah tangganya. Tetapi dalam segi rejeki atau keuangan sangat melimpah. Banyak keberuntungannya dalam segi rejeki, bahkan hidupnya menjadi kaya raya. Pada umumnya orang kelompok Tiga ini sangat rukun dengan saudara-saudaranya. Walaupun kurang beruntung dalam berumah tangga, tetapi sukses dalam berusaha dan baik dalam karier-nya.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Sebenarnya ada saat-saat yang tepat bagi setiap individu untuk suatu hal hingga tercapailah keberhasilan yang dikehendaki. Pedagang suatu saat akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar, begitu pula seorang kontraktor akan mendapat tender yang bernilai Milyaran Rupiah. Adapula kebalikannya, meski bagaimana caranya akan mengalami kebangkrutan, bencana, kecelakaan, dan gulung tikar.

Hal itu dapat terjadi karena dalam kehidupan ini ada saat-saat yang baik. Kalau apa yang kita lakukan bertepatan pada “Saat Baik” itu, maka hasilnya akan luar biasa.
Bagi oarng kelahiran Mangsa “Kawolu” saat-saat baik itu adalah pada Akhir Bulan Pebruari hingga 15 (Lima Belas) Maret pada setiap tahunnya.

Pada saat tersebut menurut “Horoskop Jawa” bahwa Pancaran Mangsa “Kawolu” sedang memancarkan berkahnya, khususnya kepada orang-orang Mangsa “Kawolu” dengan hari-hari yang baik pula, ialah hari : Sabtu, Selasa, dan Rabu. Jadi pilihlah Bulan dan Hari yang cocok untuk mengerjakan sesuatu yang dipandang sangat penting. Seperti Mendirikan Rumah, Membuka Warung, Toko, atau Membuka suatu Usaha apa saja. InsyaALLAH akan berhasil dengan sangat gemilang dan tidak ada hambatan apa pun.

J. Hobi  .

Setiap orang mempunyai sesuatu yang menjadi kegemarannya, atau paling digemarinya. Dengan memanfaatkan kegemarannya itu maka semangatnya akan bangkit. Misalnya seseorang yang telah patah semangat karena pesimis, maka akan bangkitlah semangatnya bila mendengar alunan lagu-lagu Bimbo. Lagi-lagu sendu Bimbo itulah hobi orang tersebut, ini sekedar contoh.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” mempunyai beberapa hobi di antaranya adalah sebagai berikut.

Mendengarkan Musik apa saja.
Melukis.
Menari, baik Tari Tradisional maupun Modern.
Bergaul dan Berorganisasi.
Petualangan, Naik Gunung, Masuk Hutan, dan Berlayar.
Membuat Eksperimen Otodidak, Kimia, maupun Mekanik dan Elektro.
Mempelajari Ilmu Spiritual atau Parapsikologi.

Ternyata kegemaran atau hobi yang kemudian ditekuni, merupakan profesi yang dapat mendatangkan uang.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat).

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” mempunyai jodoh yang sesuai dengan pribadinya. Seperti juga memilih sahabat, maka begitu pula dalam perjodohan.

Yang utama adalah kecocokan sifat dan pendapat, yang akan menciptakan suatu keharmonisan dalam ikatan suami-isteri. Yang paling cocok dan harmonis adalah mereka yang terlahir pada Mangsa “Kawolu”.

L. Batu Permata .

Orang dari kelahiran Mangsa “Kawolu” ada beberapa batu permata yang cocok dan mendatangkan keberuntungan dan cocok dipakainya. Baik itu sebagai aksesori maupun sebagai ajian, Bagi yang mempercayainya.

Karen batu permata, bukan saja dari segi keindahan yang dipilih oleh penggemarnya, tetapi bagi mereka yang percaya atau mempercayainya, Batu permata / aji itu mempunyai khasiat atau keampuhan juga.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” Batu permata yang cocok adalah sebagai berikut :

Blue Sapphire atau Saffir Biru.
Batu permata ini selain indah pancaran cahaya biru saffirnya, mempunyai khasiat dapat menolak berbagai penyakit, sakit kulit, keracunan, sakit panas, penyakit menular, dan melindungi mata dari berbagai macam penyakit.

Kalimaya.
Batu ini selain keindahan kilauannya yang beraneka macam warna seperti warna pelangi, berkhasiat juga untuk menyembuhkan sakit impoten, dan meyembuhkan sakit mata.

Amethyst atau Kecubung asihan.
Batu amethyst ini mempunyai keindahan yang lumayan juga. Lebih-lebih yang ungu kemerahan yang pancaran cahayanya gemerlapan juga. Selain keindahannya ada pula yang percaya dengan kekuatan magisnya, ialah mendatangkan rasa kasih saying, dan tentram terhadap si pemakainya. Begitu pula dapat untuk mencegah mabuk minuman keras, mencegah sakit jantung, dan menolak bahaya racun.

Demikian beberapa Batu permata yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” dengan demikian agar menjadi perhatian, jangan mengenakan batu permata sembarangan, karena kalau tidak cocok dapat menibulkan masalah.

M. Warna .

Warna cukup penting juga dalam kehidupan kita sehari-hari, karena dari warna akan terlihat keserasian atau tidaknya bagi si pemakainya.

Yang di maksud dengan warna disini adalah warna yang berhubungan dengan busana, ruang rumah atau cat rumah dan keserasian interior. Dengan menemukan warna yang ideal, maka akan lebih mantap dan percaya diri. Adapun warna tersebut adalah warna ;
Biru Tua, Merah Jingga, Merah Muda dan Hijau Daun Muda.
Warna yang paling cocok adalah jenis warna Hijau, baik itu Hijau Muda maupun Hijau Tua.

N. Bunga .

Bunga bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” juga tidak sembarang Bunga, tetapi ada beberapa jenis bunga yang cocok baginya. Bunga-bunga yang cocok itu besar sekali pengaruhnya bagi pribadi Orang Mangsa “Kawolu”, diantaranya :

Bunga Gradiul yang berwarna Biru.
Bunga Mawar Merah Jingga, Merah Muda.
Bunga Aster Merah Muda, Merah Jingga, dan Ungu.
Bunga Anggrek Katleya.
Demikian beberapa jenis Bunga yang cocok untuk orang kelahiran Mangsa “Kawolu”. Bunga-bunga itu akan membangkitkan dorongan semangat juang untuk menempuh alur kehidupannya menuju sukses dan yang lebih baik lagi.

Demikianlah data-data bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” baik tentang kehidupan dan penghidupannya, bahkan pengaruh Mangsa “Kawolu” terhadap Alam Semesta.
Mangsa “Kawolu” terorbit bila memasuki tanggal 4/5 Pebruari – 1 Maret. Lamanya orbit 27 hari dan berada di Langit belahan Barat Laut. Akan berarti bagi kehidupan kalau Wuku dan Weton memasuki Mangsa. Maka Mangsa “Kawolu” berpengaruh pula pada Wuku Tolu (5), Wuku Bala (25) Razi Aquarius dan Wuku Julungpujud (15), Pengaruh Mangsa “Kawolu” akan lebih berarti kalau jatuh pada akhir Pebruari hingga pertengahan Maret. Saat itulah datangnya saat yang Tepat & Baik bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu”.



====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa Kapitu (23 Desember – 3 Pebruari)

 

Mangsa  Kapitu (23 Desember – 3 Pebruari)

Secara Umum– Mangsa “Kapitu”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” secara umum memiliki sifat baik dan bersih. Dapat juga tampil sebagai seorang pemimpin yang penuh disiplin dan tegas serta jujur. Maka orang Mangsa “Kapitu” selalu disegani oleh kawan-kawannya, baik dalam pergaulan di masyarakat, maupun di dalam pekerjaan dan organisasi.

Sifat-sifat orang “Kapitu” tegas dan jujur serta rajin bekerja. Dia mampu mempengaruhi orang-orang di sekelilingnya, seolah-olah dialah pemimpin kelompok itu. Padahal dia berpengaruh bukan karena sebagai pemimpin, tetapi karena mempunyai wibawa dan disegani.

Tentu saja semua yang digambarkan di sini merupakan pandangan secara garis besar. Jadi tidak semua orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” harus sama. Karena akan mengalami perbedaan, bila terlahir pada Wuku, Weton maupun jam yang berbeda pula. Walau begitu secara garis besarnya akan nampak khas Mangsa “Kapitu” pada diri mereka.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu”, Bila Pria maka cenderung mempunyai jambang yang cukup lebat dan kalau berjalan menunduk seolah mencari barang sesuatu yang terjatuh. Hal itu juga menggambarkan sifatnya yang teliti dalam menjalankan segala macam pekerjaan.

Bagi orang yang terlahir dalam Mangsa “Kapitu”, jiwanya optimis. Dia tidak pernah mempersoalkan masa depan, karena dia yakin apa yang dikerjakan hari ini menentukan hari esok. Maka hari ini harus dikerjakan secara serius, jujur, bersih dan penuh rasa tanggung jawab.

Sebagian besar dari orang kelahiran Mangsa “Kapitu”, tampil sebagai pemimpin-pemimpin yang bijaksana, pembaru dan menentang segala bentuk penindasan atas manusia. Kepimpinannya berdasarkan kebijakan, bukan kekejaman.

A. Keadaan Fisik .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” pada umumnya tubuhnya kurus dan tinggi, bentuk dadanya tidak bidang agak tipis (Dada Burung), wajahnya persegi, dengan bentuk dagu agak panjang, rambutnya hitam tebal dan kaku. Rambut alisnya tebal, begitu pula bulu matanya tampak hitam dan lebat, lehernya jenjang, bermata bulat.

Yang paling menarik bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” adalah kalau sedang berjalan seolah tidak menginjak tanah dan kepalanya menunduk seakan mencari sesuatu yang terjatuh.
Selain dari pada itu, orang “Kapitu” kalau sedang berbicara hal-hal yang serius selalu gagap terpatah-patah, bahkan tampak tidak dapat menyembunyikan gejolak hatinya, ialah tergambar pada getaran tangannya yang seolah gemetar.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” pada umumnya mempunyai rasa cinta kasih terhadap kedua orang tuanya dengan berlebihan. Dia sangat prihatin bila menyaksikan kesulitan-kesulitan yang dialami orang tuanya, dia ingin membantu untuk menyenangkannya. Maka anak Mangsa “Kapitu” tidak menyulitkan orang tua dengan mengajukan permintaan yang mungkin akan membebani orang tua. Dia dapat menerima apa adanya tanpa banyak menuntut.

Sayangnya sebelum umur mencapai dewasa, anak Mangsa “Kapitu” sering menderita sakit. Lebih-lebih penyakit yang menjadi langganannya yakni penyakit panas dingin, influenza, bahkan batuk dan radang tenggorokan.

Dalam pergaulan dengan sesame kanak-kanak bail-baik saja. Dia selalu menghindari bentrokan dengan temannya. Penampilannya sederhana, kurang memperhatikan kemewahan. Bahkan alat-alat permainannya pun sederhana, cenderung buatan sendiri lebih disenanginya. Kalau sedang marah, dia akan menjahui keramaian, duduk menyendiri dan diam. Jarang anak “Kapitu” mau mengakui kesalahannya dan jarang pula bertanya, tentang sesuatu yang sebenarnya dia mengalami kesulitan.
Dalam bidang keolah-ragaan, kurang diminatinya. Dia lebih senang menjadi penonton katimbang menjadi pemain.

Masa kanak-kanaknya dilaluinya hanya dengan belajar, khususnya disekolah. Karena masa anak-anak Mangsa “Kapitu” tidak tertarik terhadap kegiatan di luar belajar dan dia selalu optimis terhadap kemampuan pribadi.

C. Keadaan Masa Remaja .

Kebalikan dengan apa yang dialaminya pada masa kanak-kanak. Setelah mencapai tingkat remaja, maka mulailah dia tampil dalam pergaulan yang luas. Sifatnya yang pemalu, tetapi di topang sifat jujur dan berani berkorban, maka dia dapat tampil sebagai pemimpin.

Sebenarnya dia sangat pemalu dan tidak mau bertanya serta tidak mau mengakui kesalahannya. Tetapi dia mempunyai sifat giat bekerja yang tidak akan berhenti sebelum pekerjaan itu tuntas. Hal itulah yang menyebabkan kariernya gampang menanjak.

Ada pula kelemahannya ialah dalam mengambil suatu keputusan. Benar-benar mengalami kesulitan kalau tidak ada seseorang yang mendampinginya, karena dia selalu ragu-ragu dalam mengambil suatu keputusan, bahkan yang paling drastis lagi, adalah sifatnya yang selalu mencurigai orang lain, walaupun masalahnya hanya kecil. Tetapi soal janji, orang Mangsa “Kapitu” dapat menepatinya. Begitu pula tentang prinsip, orang Mangsa “Kapitu” berani berkorban unutk mempertahankan prinsipnya. Kalau ada seseorang yang menentang pendapatnya dengan kekerasan, maka dia sanggup pula menghadapinya dengan kekerasan. Tetapi dia akan kalah bila lawannya lemah lembut dan membujuknya.

Dalam bidang pekerjaan, orang kelahiran Mangsa “Kapitu” mempunyai semangat kerja yang tinggi. Dia berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan sendiri ketimbang menyerahkan kepada orang lain yang belum tentu dapat selesai dengan baik. Tidak jarang pula dari kalangan orang kelahiran Mangsa “Kapitu”, membuahkan hasil karya yang mengagumkan. Bahkan hasil karyanya dikagumi oleh dunia Internasional.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Pada setiap suatu kelahiran pasti ada tanda-tanda khas, bisa juga disebabkan oleh pengaruh Mangsa itu sendiri pada saat terlahirnya seseorang.

Kesederhanaan menjadi prinsip hidup orang Mangsa “Kapitu”. Bila kita dalam suatu pertemuan, perjamuan, konferensi, maupun pertemuan akbar lainnya bertemu dengan seseorang yang mempunyai jabatan cukup mantap tetapi cara berpakaian sangat sederhana dan tidak sesuai dengan jabatannya, maka sudah dapat dipastikan dia adalah orang Mangsa “Kapitu”.

E. Ikatan Persahabatan .

Bagi mereka yang cocok dan mengetahui persis sifat orang kelahiran Mangsa “Kapitu”, maka dia akan menjadi sahabatnya dengan baik. Karena sifat orang Mangsa “Kapitu”, bila telah bersahabat beani berkorban apa saja dengan konsekuen.

Dalam pergaulannya dengan kawan sekerja pada umumnya tidak begitu baik, tetapi dia bertanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan kawan sekerjanya itu.

Adapun kawan yang dapat menjadi sahabat paling cocok adalah yang terlahir pada Mangsa “Katelu” (26 Agustus – 18 September). Selain itu masih ada juga yang cocok, walaupun tidak sebaik Mangsa “Katelu”, karena dengan Mangsa “Katelu” dia dapat mengalah. Tetapi dengan yang lain kadang-kadang masih bertengkar, khususnya dalam membicarakan nilai prinsip.

Orang lain yang juga dapat menjadi sahabatnya adalah mereka yang terlahir pada Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei), kemudian dengan kelahiran Mangsa “Kasanga” (2 Maret – 26 Maret) dan kelahiran Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober).

Sahabat-sahabatnya tadi termasuk orang yang dapat menyelami jiwa dan sifat orang Mangsa “Kapitu”. Tetapi kadang-kadang juga dapat khilaf, maka persahabatan mereka terancam retak.
Tetapi dengan kelahiran orang Mangsa “Katelu”, orang Mangsa “Kapitu” mati kutu. Dia tunduk dan mau mengalah, walaupun dengan demikian dia harus mengorbankan perasaannya. Tetapi sudah menjadi garis ketentuan dunia, bahwa hidup ini harus berpasangan.

F. Keadaan Kesehatan .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” pada umumnya, kesehatan tubuhnya kurang baik, sejak masih kanak-kanak sering terserang penyakit panas demam, influenza, sakit tenggorokan, bahkan dapat juga terkena amandel.

Pada tingkat remaja, penyakit pembawaan itu masih terus menghantuinya. Disamping itu masih ada pula penyakit-penyakit yang lain, ialah penyakit kulit, rheumatic, jantung, pencernaan dan sakit pinggang. Bagi wanitanya gampang pula terkena penyakit keputihan bahkan sejak masih kanak-kanak.

Kalau sejak dini telah diketahui kelemahan-kelemahan dan kemungkinan serangan penyakit tersebut. Tidak ada salahnya untuk melakukan pemeliharaan kesehatan, bahkan penyembuhan dan disertai aktifitas ber-olah raga pula.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” banyak sekali bidang pekerjaan yang dapat dikerjakannya sebagai profesi. Tetapi bagi untuk menentukan pekerjaan yang cocok itu perlu dikaji terlebih dahulu.

Maka para Astrolog Jawa telah membagi 3 (Tiga) Kelompok dari kelahiran Mangsa “Kapitu” dalam kelompok hari kelahiran –nya. Mereka itu adalah sebagai berikut.

“EKA” – Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir pada hari tersebut ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya. Sebagai Pengusaha Apotek, Peternak, Produser Film, bahkan dapat juga sebagai Pemain atau Aktor/Aktris, Usaha bidang Real Estate dan Perkebunan. Tetapi yang paling cocok adalah sebagai Produser Film.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Bidang pekerjaan yang ditekuni-nya dan besar pula kemungkinan untuk sukses baik dalam tingkat social maupun kariernya dalam bidang Kedokteran. Adapun kemungkinan yang lainnya adalah sebagai Pedagang Alat-alat Elektro dan Mobil. Dapat juga bekerja sebagai Pegawai Negeri dan Pengacara. Pekerjaan bidang Bangunan termasuk cocok juga.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka ini cocok dalam bidang pekerjaan Guru, Aktor/Aktris, Pengarang dan Wartawan, atau sebagai Pedagang. Tetapi yang paling cocok dan kariernya akan meningkat dengan baik adalah sebagai Wartawan.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Masalah rejeki bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” pada umumnya baik. Begitu pula penghidupannya lumayan, yang jelas tidak pernah mengalami kekurangan sejak masih kanak-kanak. Walaupun tidak senang menonjol dan bermewah-mewah.

Namun begitu para ahli Astrologi Jawa, membagi tingkat keadaan sosial orang Mangsa “Kapitu” menjadi 3 (Tiga) kelompok kelahiran, sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kelompok pertama ini tingkat sosialnya sedang. Walaupun sering jatuh bangun tetapi hari-harinya tidak mengalami kesulitan. Selain dari usahanya sendiri ada saja sahabat maupun familinya yang mengulurkan tangan membantu, baik pekerjaan maupun penghidupannya. Tetapi kalau orang Mangsa “Kapitu” kelompok ini, tidak salah dalam memilih bidang pekerjaan yang cocok baginya, maka kariernya akan baik, dengan sendirinya tingkat sosialnya akan baik dan penghidupannya akan berjalan lancar pula.

“DWI” – Kelompok II : Mereka adalah yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini, tentang status sosialnya termasuk baik, bahwa kalau memilih karier dibidang Kedokteran atau Rumah Sakit, pokoknya yang ada hubungannya dengan penyembuhan orang sakit akan sangat berhasil, maka tidak mengherankan kalau termasuk orang yang terpandang dan terkemuka di masyarakat. Segala urusannya selalu dapat mendatangkan uang.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang terlahir pada hari tersebut, mempunyai kesempatan yang terbaik. Kesempatan terbaik sebagai orang terkaya bahkan terkemuka dikalangan Internasional.
Bisa terjadi demikian karena kelahiran hari Selasa, Kamis dan Sabtu mempunyai sifat tegas dan tidak terlalu banyak basa-basi. Walaupun tidak meninggalkan sifat-sifat utama kelahiran Mangsa “Kapitu” malu bertanya dan mengakui kesalahan, tetapi jujur dan bekerja keras untuk mengatasi segala kesulitannya hingga berhasil. Inilah kunci utama yang dipegang bagi kelompok kelahiran ketiga ini. Maka setelah umur mencapai 29thn (Dua Puluh Sembilan Tahun), tingkat sosialnya mencuat terus sampai hari tua.
Pada usia sekitar 44thn (Empat Puluh Empat Tahun), kedudukan tingkat social ekonominya telah benar-benar mantap. Bahkan salah seorang di antara anggota kelompok ini ada yang menjadi kaya raya.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Hari baik pasti dapat dirasakan dan pernah dialami hampir semua manusia. Hari baik itu bersifat relative, terjadi bagi si pelaku itu sendiri yang sifatnya sangat pribadi.

Tetapi walau begitu, dapat juga dipelajari kemungkinan-kemungkinan yang dapat dimanfaatkan bagi sesame. Maka para Ahli Astrologi Jawa telah mendata kejadian-kejadian kosmis bagi kelahiran Mangsa “Kapitu” tentang saat-saat yang terbaik untuk melakukan sesuatu yang besar. Dapat dilakukan sekitar tanggal 18 Januari – Pebruari, lebih berhasil lagi kalau dipilih antara Hari Senin, Hari Kamis dan Hari Sabtu. Pilih salah satu hari tersebut untuk memulai suatu pekerjaan yang jatuh pada Bulan Januari – Pebruari. InsyaALLAH usaha anda akan berhasil dengan gemilang tanpa adanya halangan yang berarti.

J. Hobi .

Berbicara soal Hobi seseorang, maka bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” ini tidak banyak memiliki hobi. Yang paling menonjol baginya adalah Bekerja Keras dan Bergaul untuk Masa Depan-nya. Agak tertutup hatinya, tetapi setia kepada persahabatan. Artinya berani berkorban demi persahabatan.

Hobinya antara lain :
Belajar atau membaca buku apa saja.
Bekerja keras untuk pekerjaan apa saja sampai sukses.
Sedikit mengagumi hasil karya seni.
Musik dan lagu yang bersifat POP atau hiburan.
Makanan yang pedas, walaupun untuk itu sering sakit perut.
Mengagumi panorama pegunungan, lembah dan cakrawala.
Penilitian ilmiah atau otodidak.

Demikian ada beberapa hobi kelahiran Mangsa “Kapitu” yang menggambarkan secara garis besar faham, sifat, watak dan kemudian profesinya. Karena dari hobi itulah yang akhirnya akan berkembang menjadi profesi yang komersial.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” jodohnya tidak begitu mudah, karena sifatnya yang pemalu, sehingga sulit dalam bercinta. Karena pada umumnya orang kelahiran Mangsa “Kapitu” itu mempunyai sifat malu-malu kucing dalam pergaulan dengan lain jenis.

Tetapi setelah menjadi kawan akrab akan lebih agresif, agar persahabatan dan pendekatan itu lebih berkelanjutan. Maka seyogyanya jauh-jauh sebelumnya telah diketahui lawan jenisnya itu terlahir di Mangsa apa. Karena kalau tidak dan tidak ada kecocokan akan menjadi sia-sia dan tersiksa lahir dan bathin kalau sudah terlanjur berkelanjutan.

Yang cocok bagi kelahiran Mangsa “Kapitu” adalah Mangsa “Katelu” (26 Agustus – 18 September) karena dengan kelahiran Mangsa “Katelu”-lah dia dapat beradaptasi, dapat menyatu dan mengalah. Walaupun untuk itu dia harus berkorban perasaan.

Selain daripada itu, juga ada kemungkinan berjodoh dengan kelahiran Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei), dan juga dengan kelahiran Mangsa “Kasanga” (2 Maret – 26 Maret).
Beberapa kemungkinan itu kami ketengahkan agar tidak terlalu pesimis dalam perjodohan. Dengan kelahiran-kelahiran lain pun juga tidak menutup kemungkinan, tetapi hal itu akan mengakibatkan ketidak harmonisan dalam berumah tangga. Sering bentrok, sering banyak masalah, menyakitkan hati dan lain sebagainya.

L. Batu Permata  .

Batu permata adalah batu untuk permata hiasan, cincin, liontin, bros dan lain sebagainya. Adapun batu permata itu ada yang disebut batu aji. Batu aji itu berarti batu yang berharga, misalnya berlian atau intan, rubi, mirah delima dan lain-lainnya.

Batu permata selain keindahannya juga khasiatnya bagi si pemakainya. Bagi yang mempercayainya ada batu permata yang dapat mendatangkan keberuntungan, keberanian, menghilangkan berbagai penyakit, mencegah gangguan ilmu hitam dan ketentraman.

Adapun bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” sebagai berikut :

Black Onyx
Batu ini mempunyai khasiat menyembuhkan penyakit-penyakit yang diakibatkan dari gangguan makhluk halus, setan atau jin.

Robijn (Ruby)
Batu permata ini adalah batu mulia, harganya mahal dan indah memancarkan bintang gemerlapan. Tetapi selain itu berkhasiat untuk menyembuhkan atau menolak penyakit gangguan alat vital, misalnya lemah syahwat atau impotent, dan juga menolak penyakit infeksi.

Jade (Giok)
Batu permata ini seolah hidup, karena warnanya dapat berubah-ubah menurut keadaan si pemakainya. Kalau sedang sedih akan menjadi pucat, sebaliknya kalau sedang gembira tampak lebih gemerlapan dan cerah warnanya. Selain itu berkhasiat sebagai pencegah sakit pinggang, keletihan, menolak sakit mata dan gangguan pada pencernaan.

Amathis Kecubung Asihan
Batu permata ini tampak indah, berwarna ungu dan ungu tua. Warnanya akan tampak gemerlapan kalau di paset berlian. Selain untuk mendatangkan rasa sayang bagi pemakainya, artinya mendapat kemudahan dalam berdagang, dan karier bagi pegawai. Ada juga khasiat sebagai pencegah sakit jantung, mencegah mabuk karena minuman keras dan menolak bahaya keracunan.

Pirus
Batu permata ini hampir sama dengan batu giok, tetapi pada pirus terdapat urat-urat batu yang membentuk gambar. Urat batu tersebut ada yang berwarna emas, perak atau warna-warni. Khasiatnya bagi pemakai adalah mencegah bahaya dari atas.

Demikainlah beberapa jenis batu permata atau batu aji yang cocok dan bermanfaat bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” jadi jangan memakai batu permata asal saja, karena salah-salah akan mendatangkan hal-hal yang tidak di inginkan.

M. Warna Yang Serasi.

Bagi orang Mangsa “Kapitu” ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal baginya. Mendatangkan rasa apik dan percaya diri.

Adalah warna Biru Laut yang paling cocok, kemudian warna Hijau Tua. Ada pula beberapa warna yang dapat juga dipilihnya sebagai koleksi pakaiannya ialah warna Hitam, Merah Darah dan Biru Langit.

Tetapi yang paling idela bagi orang Mangsa “Kapitu” adalah warna Biru Laut dan Hijau Tua sebagai pasangannya untuk ganti.
Warna pengaruhnya selain menampilkan keanggunan bagi si pemakai juga akan membangkitkan rasa percaya diri yang kuat. Semua itu bila tepat memilih warna dan model busananya.
Tetapi warna yang dimaksudkan tidak hanya untuk busana, tetapi juga warna pada barang apapun, seperti ruang tamu, ruang kerja, karpet lantai dan sebagainya.

N. Bunga  .

Tentang bunga tidak semua orang menggemarinya, begitu juga tidak semua orang kelahiran Mangsa “Kapitu” menggemari bunga. Tetapi bagi mereka yang senang bunga, bunga yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” adalah sebagai berikut :

Bunga Melati
Bunga Sedap malam
Bunga Rumput Air
Bunga Anggrek Scorpio
Lely Putih
Bonsai.

Demikian bunga-bunga yang tepat untuk pilihan bagi orang Mangsa “Kapitu” yang dapat membangkitkan gairah bekerja dan cinta kasih.

Demikianlah data-data orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu”, Mangsa ini berkedudukan di langit Belahan Barat. Dalam pengaruh kuat wuku landep (2), Capricornus, Kuningan (12) dan Wuye (22) pada mangsa itu di beri kiasan “Bisa Lenyap karena Hembusan Angin” akan mendapat pancaran kekuatan yang paling kuat pada tanggal 18 Januari – 15 Pebruari. Saat-saat itulah datangnya keberuntungan yang besar bagi kelahiran Mangsa “Kapitu”




====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Mangsa Kanem (10 Nopember – 22 Desember)

 

Mangsa Kanem (10 Nopember – 22 Desember).

Secara Umum–Mangsa “Kanem”.

Orang yang terlahir pada tanggal 10 Nopember – 22 Desember, termasuk di dalam kedudukan Mangsa “Kanem” yang lamanya orbit 43 hari dan di beri kiasan “Mendapatkan Rasa Bahagia Karena Perbuatan Baik”. Keududukan Mangsa tersebut di Barat Daya dan saat itu Musim Hujan.

Pada orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” secara umum sifatnya terkadang timbul suatu rasa bangga diri. Kemudian menyingkirkan jauh-jauh perasaan bangga diri itu diganti dengan perbuatan untuk kebaikan orang lain. Orang Mangsa “Kanem” bila diperlukan dia rela untuk berkorban.
Penampilannya sangat simpati dan optimis, di dalam pergaulan sangat disenangi oleh kawan-kawannya. Pandai bergaul dan dia sangat membenci kepalsuan.

Ada pula yang sangat ditakuti oleh orang Mangsa “Kanem” adalah Kesepian. Orang Mangsa “Kanem” sangat menyukai pergaulan, senang bersahabat dan berorganisasi. Karena sikapnya yang tegas dan jujur, maka orang Mangsa “Kanem” sering dapat menduduki tempat yang teratas. Begitu pula dalam pekerjaan.

Tercapainya karier yang teratas da dihormati orang berlebihan setelah dalam usia diatas 30 thn (Tiga Puluh Tahun).
Pada umumnya kehidupan maupun nasib orang kelahiran Mangsa “Kanem” pada masa kanak-kanak kurang layak. Keluarganya mendapat ujian yang sangat berat. Ada-ada saja derita yang menimpa, kegagalan orang tua dalam usaha, dagang, maupun pekerjaan lain hingga menganggur. Kemelaratan, mungkin juga orang tuanya bercerai dan keluarga itu berantakan. Hingga kehidupan orang Mangsa “Kanem” itu menjadi sulit. Bahkan tidak jarang pula orang Mangsa “Kanem” ditinggal mati oleh kedua orang tua pada usianya yang masih kanak-kanak.

Penderitaan itulah yang mendewasakan dirinya. Kemudian perjuangan dan ketabahan, serta kemauan yang keras untuk mau memperbaiki sifat-sifatnya yang kurang baik. Begitulah orang kelahiran Mangsa “Kanem”, derita yang diterimanya ketika masih kanak-kanak. Barulah setelah dewasa dan budi pekertinya mancapai kesadaran. Kejujuran, senang membela yang lemah, bahkan mau berkorban demi orang lain, pada saat-saat itulah keberuntungan mulai menghampirinya.
Dapat juga terjadi bahwa dia mendapat pertolongan dari orang lain yang bersimpati padanya. Ataupun dia akan mendapatkan jodoh dari orang yang kaya, sehingga dia akan mendapat kedudukan yang tinggi dan kaya raya serta banyak sahabat dan handai taulannya.

A. Keadaan Fisik  .

Keadaan dan bentuk tubuh orang kelahiran Mangsa “Kanem” pada umumnya adalah serasi dan menarik. Tubuhnya tinggi, tidak gemuk tetapi sedang, wajahnya terang berseri berbentuk bulat telur, rambut hitam tebal. Matanya bulat dan bersinar terang, mulutnya lebar dengan bibir sedang, giginya bagaikan mutiara diatur, hidungnya mancung.

Tetapi dibalik itu semua yang indah dan serasi itu, orang Mangsa “Kanem” mempunyai kelemahan tulang, baik tulang kaki kiri maupun pada tulang belakang, sehingga ada kemungkinan dapat lumpuh maupun membongkok pada usia diatas 30 thn (Tiga Puluh Tahun).
Dengan diketahui kelemahan ini maka lebih utama menjaganya, dari pada mengobati setelah terlanjur. Berolah-raga dan keteraturan makan sayur-sayuran terutama yang mengandung zat kapur, misalnya kol.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” mengalami penderitaan sejak masih kanak-kanak. Baik itu derita karena kemelaratan orang tuanya, derita karena pereraian orang tuanya, derita karena kematian orang tuanya, maupun disebabkan oleh yang lain.

Kalau tentang kemelaratan dia tidak peduli, yang dipedulikannya adalah tentang keadilan dan kejujuran. Walaupun dalam hidup melarat dia tetap tegar dan rapi. Hanya saja ada kesan seolah anak Mangsa “Kanem” itu sombong dan takabur, hal itu dapat terjadi karena sifatnya yang sering membanggakan diri setiap berhasil menyelesaikan suatu pekerjaan yang sulit dikerjakan oleh orang lain, secara bergurau dia akan memuji diri sendiri “Aku Kok” sambil tertawa. Itulah menimbulkan kesan kesombongan.
Dalam bidang studi, anak kelahiran Mangsa “Kanem” sangat rajin. Pada umumnya dapat mencapai yang diinginkannya. Bahkan tidak sedikit orang-orang jenius yang terlahir pada Mangsa “Kanem”. Lagi pula anak kelahiran Mangsa “Kanem”, sangat bergaul, walaupun tidak banyak berbicara tetapi banyak pula sahabatnya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Kejujuran adalah pegangan hidupnya. Walaupun remaja-remaja kelahiran Mangsa “Kanem” ini hidupnya melarat, tetapi hatinya optimis menghadapi masa depan. Setia kepada prinsip, cita-cita, serta pekerjaannya.

Remaja Mangsa “Kanem” yang telah bekerja, dia akan tetap setia dengan pekerjaannya itu. Walaupun ada orang yang membujuknya dengan bayaran yang lebih tinggi, dia akan lebih setia dengan pekerjaan yang telah ditekuninya walaupun gajinya rendah.
Untuk mencapai kariernya yang lebih baik, orang kelahiran mangsa “Kanem” cenderung untuk mempelajarinya, baik dengan membaca, maupun kursus atau sekolah kejuruan.
Orang kelahiran Mangsa “Kanem”, suka mengerjakan sesuatu untuk kepentingan orang lain tanpa memikirkan imbalan. Karena dia akan mengerjakan pekerjaan itu dengan rasa tulus dan penuh tanggung jawab.
Pada umumnya remaja kelahiran Mangsa “Kanem” sangat menarik di dalam pergaulan. Bahkan dalam percintaan sering digandrungi lain jenisnya, baik karena keadaan fisik yang rupawan, maupun penampilannya.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Ada beberapa ciri khas orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang sangat mencolok ialah senang menyendiri membaca dan belajar berbagai ilmu pengetahuan.

Disamping itu, dia mempunyai kebiasaan Menggurui walaupun kawannya itu baru saja dikenalnya.
Maka bila kita bertemu dengan orang yang mempunyai sifat : senang menyepi, gemar membaca dan belajar, senang menggurui siapa saja walaupun baru dikenalnya. Maka besar kemungkinan bahwa dialah orang kelahiran Mangsa “Kanem”.

E. Ikatan Persahabatan .

Di dalam pergaulan masyarakat, orang Mangsa “Kanem” mendapat tempat yang baik. Karena dia memegang teguh prinsip, jujur dan cerdas. Sehingga bila ada yang menghadapi kesulitan, dia tampil sebagai sukarelawan, membantu dan menyelesaikan masalah tanpa pamrih.

Kalau terjadi perselisihan dan kesalahpahaman maka dia pun bersedia memaafkan maupun minta maaf kalau memang dia yang bersalah.

Orang yang terlahir dalam Mangsa “Kanem” dapat menjadi sahabat yang baik, setia dan bersedia berkorban demi sahabatnya. Maka dengan demikian, darinyalah dapat diharapkan suatu bantuan tanpa pamrih dengan kesadaran tanpa maksud tertentu. Pekerjaan yang bagaimanapun beratnya, akan dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan selesai dengan baik.
Maka di dalam kariernya dia akan cepat menonjol dan menanjak. Tidak ada orang lain yang iri padanya. Karena mereka berpendapat bahwa itu layak diterimanya.
Bergaul dengan orang kelahiran Mangsa “Kanem” memang menyenangkan dan menambah wawasan. Kebiasaan orang kelahiran Mangsa “Kanem” senang membicarakan hal-hal yang berguna dan berwawasan luas.

Sahabat karibnya adalah orang yang terlahir pada Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April). Tetapi tidak tertutup pula yang terlahir pada Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober), juga kelahiran Mangsa “Karo” (3 Agustus – 25 Agustus), begitu pula dengan kelahiran Mangsa “Kawolu” (4/5 Pebruari – 1 Maret). Dan orang kelahiran Mangsa “Kasadasa”-lah sahabatnya yang kekal dapat diistilahkan “Sahabat bagaikan saudara” yang sudah saling terbuka tak ada lagi rahasia diantara keduanya.

F. Keadaan Kesehatan .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” mempunyai kelemahan fisik, mudah terserang penyakit. Di antara bagian tubuhnya yang rawan penyakit, adalah bagian tenggorokan, paru-paru, telinga, perut dan tulang punggungnya.

Bahwa orang kelahiran Mangsa “Kanem” bukannya orang yang mudah terkena penyakit, bahkan pada umumnya kesehatannya cukup baik sejak masih kanak-kanak. Hanya kalau kurang penjagaan pada tempat-tempat yang telah disebutkan tadi, maka dia akan sering terkena infeksi di saluran pernafasan, sakit gigi dan reumatik.
Tetapi kalau sejak masih remaja telah dibiasakan berolah-raga, senam, erobik, maupun olah raga lainnya. Maka kesehatannya akan lebih baik bahkan kepekaan-kepekaan terhadap penyakit tadi dapat lenyap. Selain itu juga makanan yang mengandung gizi tinggi dari alam seperti tumbuh-tumbuhan.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Untuk mengetahui pekerjaan yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” dalam penelitian Horoskop Jawa berdasarkan kedudukan Mangsa pada Weton dan Wuku.

Astrologi Jawa menjabarkan pekerjaan yang cocok berdasarkan Horoskop Jawa dalam 3 (Tiga) Kelompok kelahiran atau Weton sbb ;

“EKA” – Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka ini adalah orang yang berbakat di dalam pekerjaan sebagai Pengarang, Atlit, Pengusaha Percetakan dan Penerbit, serta dapat pula sebagai Mubaliq. Tetapi yang paling cocok dan mengantarkan ke arah sukses yang gemilang adalah pada profesi Penerbitan. Kariernya pun akan meningkat dengan gemilang, khususnya dalam bidang Media Cetak tersebut.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Pekerjaan yang paling cocok untuk kelompok ini dan mengantarkan kearah keberhasilan baik karier maupun ekonominya adalah profesi di bidang Kemiliteran. Baik itu Perwira, Bintara maupun Tamtama. Dapat juga sebagai Pegawai pada bidang Litbang (Semacam LIPI) dan juga Dunia Seni dapat ditekuninya, khususnya Musik dan Seni Lukis. Tetapi yang akan menghasilkan uang banyak dan kegemilangan kariernya adalah dalam bidang Seni Lukis, karena dia mempunyai ketekunan, kesabaran dan daya imajinasi yang kuat. Coretan-coretan kuas maupun paletnya diatas kanvas sangat hidup dan berkesan mistis.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pada kelompok ini cocok bekerja pada bidang Kesehatan, Poliklinik, Rumah Bersalin, juga sebagai Dokter dan Dokter Hewan. Dunia pembangunan sebagai Kontraktor maupun sebagai Insinyur Perancang, juga dapat menjadi Guru atau mempunyai sebuah Biro Kursus yang besar, jadi Pedagang dalam Perdagangan Umum dan menjadi Pembela Perkara. Namun sesuai dengan jiwanya yang tidak komerisal demi kepentingan orang lain, pekerjaan yang paling cocok adalah Pembela Perkara, mendirikan Biro Pengacara atau LBH.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Seperti juga yang tertera pada bagian pekerjaan, bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” tentang rejeki dan penghidupannya bergantung pada hari kelahiran.

Berdasarkan Ilmu Horoskop Jawa yang menentukan kedudukan Weton dan Wuku pada Mangsa “Kanem” maka Astrologi Jawa menjabarkan menjadi 3 (Tiga) Kelompok pula sbb ;

“EKA” – Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka itu adalah orang yang akan berhasil pada usia tua. Ketika umurnya masih muda maka hidupnya menderita, kekurangan dan susah. Tetapi setelah usia mencapai 24 thn (Dua Puluh Empat Tahun) keatas rejeki dan penghidupannya akan terus meningkat. Bahkan pada usianya yang ke 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) dia akan menjadi orang yang kaya dan sukses.

“DWI” – Kelompok II : Mereka adalah orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini adalah orang yang mempunyai keberuntungan yang lebih baik. Karena setelah berusia 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) rejekinya bagaikan air mengalir tak henti-hentinya. Seolah-olah segala yang dikerjakannya mendatangkan keuntungan yang melimpah. Sehingga layaklah kalau di hari tuanya orang kelahirn Mangsa “Kanem” hari Senin, ini hidup dalam bahagia di samping harta yang melimpah ruah.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang termasuk kelompok 3 (Tiga) ini, sebelum berumur 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) hidupnya dalam derita, ada-ada saja penyebabnya sampai pula pada bidang keuangan. Tetapi setelah berusia 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) nasibnya mulai berubah baik. Bahkan pada perkembangan selanjutnya terus maju dan kaya raya. Tetapi seperti pada umumnya orang kelahiran Mangsa “Kanem”, walaupun telah menjadi orang yang berhasil dan kaya raya namun tidak angkuh. Bahkan pintunya selalu terbuka bagi siapa saja, artinya sebagian hartanya untuk disumbangkan kepada badan-badan social dan untuk menolong orang lain yang membutuhkan.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Saat yang baik bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem”, untuk mengerjakan segala sesuatu yang penting adalah pada bulan Juli hingga bulan Oktober. Mangsa “Kanem” menempati pada Galaksi “Bima Sakti”.

Tepatnya pekerjaan itu dapat dilakukan pada hari Kamis dan hari Minggu. Tetapi yang paling tepat adalah memilih hari Kamis. Karena pada hari itu suatu kekuatan keberanian atau semangat yang suci yang dipancarkan Mangsa “Kanem” padanya. Segala pekerjaan akan berhasil dengan gemilang.

J. Hobi .

Kesenangan yang terpelihara sejak masih kanak-kanak bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang kemudian dapat juga di komersialkan adalah kesenangan atau hobinya “Mengajari” orang lain. Hobinya ini dikemudian hari dapat di manfaatkan sebagai “Guru” sekolah, Dosen bahkan Guru Besar. Hobi itu secara terperinci sebagai berikut ;

Membaca buku ilmu pengetahuan.
Pergi ketempat penyepian/menyepi untuk belajar.
Melukis.
Mendengarkan musik lembut.
Berpakaian rapi.
Menata ruang tamu dan kerapian di dalam rumah.
Berternak ikan dan sapi.
Kalau kita teliti jenis-jenis hobinya terbukti bahwa orang Mangsa “Kanem” mempunyai jiwa sabar dan jiwa seni.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kanem” seperti juga dalam memilih sahabat dan sahabat karib, maka jodohnya pun tidak jauh seperti memilih sahabat. Kecocokan yang menjadi pilihan utamanya. Harta dan Pangkat adalah faktor kedua.

Tetapi walaupun demikian banyaklah orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang mendapatkan jodoh orang kaya raya. Sehingga dengan demikian dia pun akan terangkat dari penderitaan dan kemiskinan menuju ke kaya raya. Karena setelah menikah itulah kekayaan akan datang.
Jodoh bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” adalah kelahiran pada Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April).
Tetapi juga tidak mengurangi kemungkinan yang cukup baik dan kecocokan adalah kelahiran pada Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober), pada Mangsa “Karo” (3 Agustus – 25 Agustus) dan kelahiran pada Mangsa “Kawolu” (4/5 Pebruari – 1 Maret).
Berdasarkan perhitungan Ilmu Horoskop jawa itu, maka Astrologi Jawa meramalkan bahwa perjodohan dengan selain tersebut diatas itu akan menimbulkan kerugian dan sia-sia bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” itu sendiri. Bahkan akan mengakibatkan penderitaan lahir dan bathin.

Batu Topaz (Toopas) : Batu mulia Topaz, kilau cahaya kekuning-kuningan lebih-lebih kalau diasah paset kilauannya sangat cemrlang. Di samping itu mengandung khasiat juga untuk menyembuhkan penyakit reumatik dan penyakit dada.

L. Batu Permata .

Ada beberapa jenis batu permata atau batu mulia yang cocok untuk aksesori orang kelahiran Mangsa “Kanem”. Batu mulia itu adalah batu yang dimuliakan, baik karena keindahan kilauannya maupun harganya yang mahal.
Di samping itu semua, batu mulia juga mempunyai khasiat yang luar biasa dan terpilihlah yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” sbb ;

Berlian/Intan : Batu mulia ini selain indah juga termahal harganya. Di samping itu juga mempunyai khasiat ; menolak segala daya gaib, menguatkan tubuh dan menentramkan pikiran.
Batu Nilam (Carbuncle) : Selain indah kilauannya, juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit yang menular dan mengurangi rangsangan seks.

Batu Pirus (Turkoois) : Batu permata ini selain indah gambarnya, juga dapat bermanfaat sebagai pencegah segala macam bahaya atau sihir yang datangnya dari atas.

M. Warna Yang Serasi .

Dalam segi kecocokan, keserasian dan kewibawaan seseorang dalam memilih jenis warna yang cocok dan menimbulkan kesan anggun adalah ketepatan memilih jenis warna.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” ada beberapa jenis warna yang cocok. Adapun warna yang paling cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” adalah warna Hijau. Kemudian dapat juga dengan warna Merah Jingga dan Kuning Terang.

N. Bunga .

Bunga yang cocok dan akan membangkitkan semangat dan inspirasinya adalah

– Bunga Melati.

– kembang-kembang Sufir

– LIly
– Mawar yang berwarna merah.

Demikianlah data-data bagi mereka yang terlahir dalam Mangsa “Kanem” berdasarkan pendataan Horoskop Jawa yang terwujud dalam Pranata Mangsa, Weton, Wuku dan Wangsit, yang merupakan Astrologi Jawa lengkap / Ilmu Horoskop Jawa.

Mangsa “Kanem” berorbit selama 43 (Empat Puluh Tiga) hari, Mangsa “Kanem” berada di langit sebelah Barat Daya. Dalam gugusan Wuku Julungwangi (9), Tambir (19), Sagitarius dan Dukut (29). Keberadaannya dapat terlihat di bulan Nopember – Desember. Ditandai dengan kiasan “Mendapatkan Rasa Bahagia Karena Berbuat Baik” dan itulah pegangan luhur bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem”. Berbuat untuk kebaikan, karena kebaikan itu adalah dirinya.




====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://orangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke eyangsamar@gmail.com
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)